Fikp.umsida.ac.id – Program Studi D4 Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mendapat capaian 100 persen kompeten pada Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS) Periode 2 Tahun 2026.
Sekretaris Program Studi D4 MIK Umsida, Resta Dwi Y, STrKes MKM,
menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja sama, doa, ketekunan, serta komitmen seluruh mahasiswa dan dosen dalam mempersiapkan pelaksanaan ujian kompetensi.
Menurutnya, capaian ini menjadi pencapaian istimewa karena seluruh peserta UKOMNAS periode tersebut merupakan mahasiswa first taker atau peserta yang pertama kali mengikuti ujian kompetensi.
Baca Juga: Kuliah Tamu MIK Umsida: AI Bantu Pengelolaan Rekam Medis di Era Digital
Tidak hanya berasal dari mahasiswa reguler, peserta juga mencakup mahasiswa jalur Alih Jenjang (AJ) dengan jumlah keseluruhan 33 mahasiswa.
“Pencapaian ini merupakan anugerah yang luar biasa berkat kerja sama, doa, ketekunan, dan ketelitian seluruh mahasiswa, serta dukungan dari bapak ibu dosen MIK Umsida,” ungkap Resta.
Persiapan Terstruktur Melalui Try Out dan Pengayaan Materi

Keberhasilan mahasiswa dalam UKOMNAS tidak terlepas dari strategi persiapan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Program Studi D4 MIK Umsida.
Resta menjelaskan bahwa salah satu langkah yang diterapkan adalah mewajibkan mahasiswa sejak semester 5 mengikuti Try Out UKOM yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia (APTIRMIKI).
Kegiatan tersebut bertujuan membiasakan mahasiswa menghadapi pola soal serta mengukur kesiapan kompetensi sebelum mengikuti ujian nasional.
Selain itu, program studi juga memberikan pengayaan materi dan pembahasan soal untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap berbagai kompetensi yang diujikan.
Dosen turut berperan melalui kegiatan recall materi dan latihan soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang disesuaikan dengan kompetensi profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK).
“Dosen memiliki peran yang sangat besar. Minimal satu bulan sebelum UKOMNAS, kami rutin memberikan materi, recall materi, serta pengayaan soal-soal berbasis HOTS sesuai kompetensi PMIK,” jelasnya.
Cek Juga: PKL D4 MIK Umsida Jadi Langkah Awal Mahasiswa Mengenal Dunia Kerja Rumah Sakit
Hadapi Tantangan UKOMNAS dengan Penguatan Kompetensi Mahasiswa

Dalam proses persiapan UKOMNAS, Program Studi D4 MIK Umsida juga menghadapi tantangan berupa meningkatnya standar evaluasi kompetensi berbasis Computer Based Test (CBT).
Resta menjelaskan bahwa sistem penilaian UKOMNAS saat ini semakin kompetitif karena nilai kelulusan sangat dipengaruhi oleh capaian Nilai Batas Lulus (NBL) sebesar 85 persen dan IPK sebesar 15 persen.
Kondisi tersebut mendorong program studi untuk memperkuat sistem pendampingan agar mahasiswa memiliki kesiapan akademik dan mental yang optimal.
Berbagai strategi seperti try out sejak semester awal, pengayaan soal, pendampingan dosen, hingga evaluasi kemampuan mahasiswa terus dilakukan untuk memastikan setiap peserta mampu mencapai standar kompetensi nasional.
Ke depan, Resta berharap capaian 100 persen kompeten dapat terus dipertahankan oleh D4 MIK Umsida.
Program studi berkomitmen melanjutkan pendampingan, memperkuat pembelajaran, serta meningkatkan kualitas persiapan mahasiswa agar seluruh lulusan memiliki kompetensi profesional dan siap berkontribusi dalam pelayanan manajemen informasi kesehatan.
“Harapan kami adalah mempertahankan pencapaian ini dengan terus melakukan pendampingan, pemberian materi, dan pengayaan soal untuk mewujudkan kompetensi mahasiswa sebesar 100 persen,” pungkasnya.(Elfirarm)























