Poster Deteksi Persalinan Macet Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 3

Fikp.umsida.ac.id – Tim dosen Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FIKP Umsida) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Tim yang beranggotakan Dr Rafhani Rosyidah SKeb Bd MSc, Dr Nurul Azizah SKeb Bd MSc dan Evi Rinata SST MKeb.

Memperoleh Juara 3 kategori Poster Ilmiah dalam Kompetisi Ilmiah Nasional Kebidanan AIPKEMA.

Kompetisi yang diikuti dosen dan mahasiswa dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah–‘Aisyiyah se-Indonesia tersebut diselenggarakan secara daring (22/07/26).

Baca Juga: Mahasiswa Kebidanan Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional 2026

Dalam perlombaan itu, tim mengangkat tema deteksi dini risiko kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan anak dengan fokus khusus pada persalinan macet atau obstructed labor.

Ketua tim, Rafhani Rosyidah, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi hasil dari proses penelitian, diskusi, dan kolaborasi seluruh anggota. Prestasi itu juga menjadi bagian dari kontribusi dosen dalam memperkuat pengembangan keilmuan Kebidanan Umsida.

Mengenali Risiko Persalinan Macet Lebih Awal
Sumber: Istimewa

Persalinan macet dipilih sebagai fokus pembahasan karena dapat menimbulkan komplikasi serius bagi ibu maupun bayi apabila terlambat dikenali. Menurut Rafhani, kondisi tersebut tidak selalu muncul secara mendadak.

Sejumlah faktor risikonya dapat diamati sejak masa kehamilan melalui pemeriksaan yang dilakukan secara rutin.

Poster ilmiah tersebut memuat delapan faktor dalam instrumen prediksi, yaitu perkiraan berat lahir bayi di atas 3.500 gram, tinggi badan ibu maksimal 145 sentimeter.

Cek Selengkapnya: Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 2 lewat Poster Kesehatan Mental Remaja

Usia ibu kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun, obesitas, lingkar lengan atas di bawah 23,5 sentimeter, anemia, riwayat operasi abdomen, serta pertambahan berat badan yang tidak normal selama kehamilan.

Identifikasi sejak dini dapat membantu tenaga kesehatan meningkatkan pemantauan, menentukan fasilitas persalinan yang sesuai, menyiapkan rujukan, serta melakukan intervensi secara lebih cepat.

Instrumen Skrining Tunjukkan Kemampuan yang Baik

Instrumen yang ditampilkan dalam poster memiliki nilai AUC sebesar 0,908, sensitivitas 85,7 persen dan spesifisitas 80,8 persen. Ibu dengan skor enam atau lebih dikategorikan memiliki risiko tinggi mengalami persalinan macet.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa instrumen berpotensi membantu tenaga kesehatan mengenali kelompok berisiko.

Namun, Rafhani menegaskan bahwa penggunaannya tidak dapat menggantikan pemeriksaan klinis dan penilaian profesional.

Dalam proses penyusunan poster, tim harus menyederhanakan data penelitian yang luas tanpa mengurangi ketepatan ilmiahnya. Informasi utama kemudian disajikan melalui tabel skoring, grafik ROC, ikon, ilustrasi dan susunan visual yang mudah dipahami.

Dorong Edukasi dan Penelitian Lanjutan
Sumber: Istimewa

Rafhani berharap karya tersebut dapat meningkatkan kesadaran ibu dan keluarga mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan, pemantauan anemia dan status gizi, serta perencanaan persalinan sesuai tingkat risiko.

Bagi tenaga kesehatan, instrumen itu diharapkan dapat dikembangkan menjadi alat skrining awal dalam pelayanan maternitas. Meski demikian, penelitian lanjutan dan validasi eksternal pada populasi yang lebih beragam masih diperlukan.

“Kami berharap karya ini tidak berhenti sebagai poster kompetisi, tetapi berkembang menjadi media edukasi dan dasar penelitian lanjutan untuk membantu mencegah komplikasi pada ibu dan bayi,” pungkasnya.(Elfirarm)

Berita Terkini

33 Mahasiswa D4 MIK Umsida Lulus UKOMNAS 2026 dengan Capaian 100 Persen Kompeten
September 8, 2026By
D4 TLM Umsida Sukses Lalui UKOMNAS 2026
September 7, 2026By
19 Mahasiswa Profesi Bidan Umsida Ikuti OSCE Untuk Perkuat Kompetensi Klinis
August 31, 2026By
Cegah Anemia dan Diabetes, TLM Umsida Edukasi Siswa SDN Kendalsewu
August 18, 2026By
Workshop Kebidanan Umsida Selaraskan Kurikulum dengan Standar ICM 2024
August 13, 2026By
FIKP Umsida dan SMA Muhammadiyah 4 Porong, Perkuat Kesehatan Fisik dan Mental Siswa
August 10, 2026By
Kerja Sama dengan Nufi Sidoarjo Buka Peluang Baru bagi Mahasiswa Psikologi Umsida
August 7, 2026By
FIKP Umsida Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD Taman Bungkul, Surabaya
July 27, 2026By

Prestasi

Raih Best Presenter 1 KILAT 2026, Laboran TLM Umsida Ciptakan AGARUT
September 15, 2026By
Raih Best Presenter 2 KILAT 2026, D4 MIK Umsida Hadirkan Smart Coding Hub
September 14, 2026By
Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
August 21, 2026By
Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 2 lewat Poster Kesehatan Mental Remaja
August 5, 2026By
Widi Arti Raih Gelar Doktor lewat Riset Cedera Olahraga Sepatu Roda
August 4, 2026By
Mahasiswa Kebidanan Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional 2026
August 3, 2026By
Prodi D4 TLM Umsida Resmi Jadi Penerima Bantuan PP-PTS Reguler 2026
July 30, 2026By
Anggie Erianti Raih Juara 2 Poster Ilmiah Nasional, Angkat Pentingnya Respectful Maternity Care
July 29, 2026By

Opini

Kenapa Psikologi Semakin Dibutuhkan di Tengah Tantangan Kesehatan Mental?
August 26, 2026By
Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By