Dua Mahasiswa Berprestasi di Balik Yudisium II Psikologi Umsida

Fikp.umsida.ac.id – Program Studi S1 Psikologi Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar Yudisium II 2026 yang berlangsung Rabu,(14/10/26).

Mengusung tema “Empathy in Action”, kegiatan tersebut menjadi momen bagi para mahasiswa untuk menandai berakhirnya perjalanan akademik sekaligus bersiap memasuki kehidupan setelah kampus.

Di antara 32 mahasiswa yang mengikuti yudisium, terdapat 2 mahasiswa yang mendapatkan apresiasi atas capaian masing-masing.

Baca Juga: Yudisium II Psikologi Umsida,32 Lulusan Siap Bawa Ilmu untuk Masyarakat

Annizar: Mimpi yang Tertunda Bukan Berarti Gagal
Sumber: Psikologi Umsida

Annizar Putri Brilianti, meraih predikat yudisium terbaik dengan IPK 3,87. Perjalanannya menyelesaikan pendidikan juga tidak sederhana. Di sela kuliah, Annizar tetap menjalankan aktivitas sebagai guru TK dan memberikan les privat.

Bagi Annizar, keberhasilan menyelesaikan studi merupakan jawaban atas mimpi yang telah lama disimpan. Ia mengaku telah mencintai dunia psikologi sejak duduk di bangku SMP.

Namun, kesempatan untuk menempuh pendidikan psikologi baru terwujud pada 2022 setelah sebelumnya menyelesaikan pendidikan D3 Kesehatan Lingkungan pada 2013.

“Saya percaya tidak ada kata terlambat untuk memperjuangkan sesuatu yang sungguh-sungguh kita cintai sebab setiap orang itu punya waktunya tersendiri,” ungkap Annizar dalam pesan dan kesannya sebagai perwakilan mahasiswa.

Ia juga menggambarkan perjuangannya sebagai mahasiswa kelas malam yang harus membagi waktu antara pekerjaan dan kuliah.

Pagi hingga siang menjalankan aktivitas mengajar, sore memberikan les privat, kemudian malam hari mengikuti perkuliahan. Meski melelahkan, perjalanan tersebut justru menjadi bagian penting dari pencapaiannya.

“Rasanya sehari itu kurang panjang untuk menampung semua aktivitas, kadang badan sudah meminta istirahat tapi tugas kuliah berkata lain,” tuturnya.

Cek Juga: Perjalanan Anjar Raih Predikat Lulusan Terbaik FKIP Umsida

Perjalanan dari Taekwondo hingga Dunia Kerja
Sumber: Psikologi Umsida

Sementara itu, Sulfa Izza Firdaus menjadi salah satu mahasiswa yang membawa prestasi olahraga. Ketertarikannya pada taekwondo bermula ketika mengikuti kegiatan mahasiswa baru.

Tidak lama setelah diperkenalkan dengan olahraga tersebut, Sulfa mendapat kesempatan mengikuti kompetisi dan mewakili Umsida sekaligus Jawa Timur.

Kompetisi pertamanya adalah Kejurprov Taekwondo 2022 di Malang. Saat itu ia meraih juara 2. Pengalaman tersebut justru memotivasinya untuk kembali berkompetisi hingga berhasil meraih juara pertama pada kesempatan berikutnya.

Sulfa kemudian terus mengikuti kompetisi hingga akhir 2023. Namun, memasuki semester empat atau lima, kesibukan perkuliahan membuatnya harus menyesuaikan kembali aktivitas olahraga.

Kini setelah menyelesaikan studi, Sulfa ingin mengembangkan karier yang tetap berkaitan dengan manusia. Pengalaman magang di Polda turut memperkuat ketertarikannya pada pekerjaan yang memungkinkan dirinya berinteraksi dan berkomunikasi dengan banyak orang.

“Sekarang ini pengen berhubungan dengan manusia. Sangat pengen banget bekerja dengan hubungan dengan manusia. Jadi, pengen dapat kerjaan yang berhubungan dengan manusia karena suka ngobrol,” ungkapnya.

Meski perjalanan kompetisinya di taekwondo telah menjadi bagian penting dalam masa kuliah, Sulfa masih membuka kemungkinan untuk kembali mengikuti perlombaan. Kali ini, ia tertarik mencoba cabang olahraga lain seperti lari atau renang.

Dua mahasiswa tersebut menunjukkan bahwa perjalanan menuju kelulusan tidak selalu memiliki cerita yang sama. Ada yang menuntaskan studi sembari bekerja dan mengejar mimpi yang tertunda, ada pula yang membagi waktu antara perkuliahan dan prestasi olahraga. (Elfirarm)

Berita Terkini

33 Mahasiswa D4 MIK Umsida Lulus UKOMNAS 2026 dengan Capaian 100 Persen Kompeten
September 8, 2026By
D4 TLM Umsida Sukses Lalui UKOMNAS 2026
September 7, 2026By
19 Mahasiswa Profesi Bidan Umsida Ikuti OSCE Untuk Perkuat Kompetensi Klinis
August 31, 2026By
Cegah Anemia dan Diabetes, TLM Umsida Edukasi Siswa SDN Kendalsewu
August 18, 2026By
Workshop Kebidanan Umsida Selaraskan Kurikulum dengan Standar ICM 2024
August 13, 2026By
FIKP Umsida dan SMA Muhammadiyah 4 Porong, Perkuat Kesehatan Fisik dan Mental Siswa
August 10, 2026By
Kerja Sama dengan Nufi Sidoarjo Buka Peluang Baru bagi Mahasiswa Psikologi Umsida
August 7, 2026By
FIKP Umsida Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD Taman Bungkul, Surabaya
July 27, 2026By

Prestasi

Tim Fisioterapi Umsida Raih Juara 1 Mediheal Competition 2026
September 28, 2026By
Raih Best Presenter 1 KILAT 2026, Laboran TLM Umsida Ciptakan AGARUT
September 15, 2026By
Raih Best Presenter 2 KILAT 2026, D4 MIK Umsida Hadirkan Smart Coding Hub
September 14, 2026By
Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
August 21, 2026By
Poster Deteksi Persalinan Macet Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 3
August 6, 2026By
Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 2 lewat Poster Kesehatan Mental Remaja
August 5, 2026By
Widi Arti Raih Gelar Doktor lewat Riset Cedera Olahraga Sepatu Roda
August 4, 2026By
Mahasiswa Kebidanan Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional 2026
August 3, 2026By

Opini

Kenapa Psikologi Semakin Dibutuhkan di Tengah Tantangan Kesehatan Mental?
August 26, 2026By
Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By