Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut

Fikes.umsida.ac.id – Osteoporosis menjadi salah satu masalah kesehatan tulang yang sering dialami usia lanjut, terutama perempuan. Penyakit ini membuat tulang menjadi rapuh dan mudah patah karena kepadatan tulang terus menurun.

Osteoporosis dikenal sebagai silent disease karena sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Banyak orang baru menyadari dirinya mengalami osteoporosis setelah terjadi patah tulang atau nyeri punggung berkepanjangan. Padahal, kondisi ini sebenarnya bisa dicegah dan dikendalikan dengan pola hidup sehat sejak dini.

Lihat Juga: Hipertensi Diam-Diam Mengancam, Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari

“Osteoporosis terjadi ketika pembentukan tulang baru tidak mampu mengimbangi kerusakan tulang lama,” tulis Halodoc.

Karena itu, menjaga kesehatan tulang tidak cukup hanya dengan minum susu, tetapi juga membutuhkan aktivitas fisik dan pola hidup yang tepat.

Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Cegah Tulang Keropos
OLAHRAGA TERATUR
Sumber: AI

Salah satu cara paling penting untuk mengatasi osteoporosis adalah menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten.

Mengutip dari laman halodoc, olahraga rutin dapat membantu memperkuat tulang dan otot sekaligus meningkatkan keseimbangan tubuh agar tidak mudah jatuh.

Aktivitas seperti jalan kaki, jogging ringan, latihan beban, hingga menari disebut baik untuk menjaga kepadatan tulang. Selain olahraga, asupan nutrisi juga memegang peran penting.

Baca Selengkapnya: Terlalu Banyak Minum Kopi Bisa Picu Osteoporosis, Berikut Penjelasannya!

Makanan kaya kalsium seperti susu, yogurt, keju, ikan salmon dan sayuran hijau dapat membantu menjaga kekuatan tulang. Sementara vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium secara optimal.

“Vitamin D dan kalsium menjadi kombinasi penting dalam menjaga kesehatan tulang,” jelas Halodoc.

Selain itu, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan juga perlu dihindari karena dapat mempercepat pengeroposan tulang. Konsumsi kafein berlebihan juga sebaiknya dibatasi agar penyerapan kalsium tidak terganggu.

Kenali Gejala dan Lakukan Penanganan Sejak Dini

Osteoporosis sering berkembang perlahan tanpa disadari. Namun, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai seperti tinggi badan yang berkurang, postur tubuh membungkuk, nyeri punggung kronis, hingga tulang mudah patah meski hanya karena benturan ringan.

Jika kondisi osteoporosis sudah cukup berat, dokter biasanya akan memberikan penanganan medis seperti obat untuk memperlambat kerusakan tulang atau suplemen kalsium dan vitamin D.

Tujuan utama pengobatan osteoporosis bukan untuk mengembalikan tulang seperti semula, tetapi memperlambat pengeroposan dan mengurangi risiko patah tulang.

“Penanganan osteoporosis bertujuan menjaga kualitas hidup dan mencegah kerusakan tulang semakin parah,” tulis Halodoc.

Karena itu, pemeriksaan kesehatan tulang secara rutin sangat dianjurkan, terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko seperti usia lanjut, riwayat keluarga osteoporosis, atau kekurangan kalsium.

Dengan pola hidup sehat, olahraga teratur, dan penanganan yang tepat, risiko osteoporosis dapat ditekan sehingga kesehatan tulang tetap terjaga hingga usia lanjut.(Elfirarm)

Sumber: Laman Halodoc

Berita Terkini

Workshop Kebidanan Umsida Selaraskan Kurikulum dengan Standar ICM 2024
August 13, 2026By
FIKP Umsida dan SMA Muhammadiyah 4 Porong, Perkuat Kesehatan Fisik dan Mental Siswa
August 10, 2026By
Kerja Sama dengan Nufi Sidoarjo Buka Peluang Baru bagi Mahasiswa Psikologi Umsida
August 7, 2026By
FIKP Umsida Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD Taman Bungkul, Surabaya
July 27, 2026By
Hospital Laboratory Visit Jadi Bekal Mahasiswa TLM Umsida Mengenal Praktik Laboratorium Klinik
July 3, 2026By
Kolaborasi Internasional Psikologi Umsida dan Malaysia, AI Jadi Sorotan dalam Dunia Pendidikan
July 1, 2026By
Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Psikologi Umsida Bagikan Kisah Perjuangan Mereka
June 22, 2026By
Pesan Prof Hana untuk Lulusan Psikologi Umsida: Jangan Batasi Diri untuk Terus Berkembang
June 19, 2026By

Prestasi

Poster Deteksi Persalinan Macet Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 3
August 6, 2026By
Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 2 lewat Poster Kesehatan Mental Remaja
August 5, 2026By
Widi Arti Raih Gelar Doktor lewat Riset Cedera Olahraga Sepatu Roda
August 4, 2026By
Mahasiswa Kebidanan Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional 2026
August 3, 2026By
Prodi D4 TLM Umsida Resmi Jadi Penerima Bantuan PP-PTS Reguler 2026
July 30, 2026By
Anggie Erianti Raih Juara 2 Poster Ilmiah Nasional, Angkat Pentingnya Respectful Maternity Care
July 29, 2026By
Bekerja Sambil Kuliah, Anjar Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 17, 2026By
Kisah Rizka Ardilah, Ibu Muda yang Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 15, 2026By

Opini

Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By
Sering Lemas dan Pusing? Bisa Jadi Tanda Anemia Kambuh
May 17, 2026By
Hipertensi Diam-Diam Mengancam, Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
May 2, 2026By