Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman

Fikes.umsida.ac.id – Kasus dugaan kekerasan terhadap puluhan anak di daycare Little Aresha Yogyakarta menyita perhatian publik dalam beberapa pekan terakhir.

Peristiwa yang terungkap setelah adanya laporan mantan karyawan tersebut tidak hanya meninggalkan trauma bagi anak-anak dan keluarga korban.

Tetapi juga menjadi pengingat penting bagi masyarakat tentang pentingnya memilih tempat penitipan anak yang aman, profesional dan terverifikasi.

Berdasarkan laporan yang dilansir BBC News Indonesia, Polresta Yogyakarta menemukan dugaan tindakan tidak manusiawi terhadap anak-anak yang dititipkan di daycare tersebut.

Dari total 103 anak yang terdaftar, setidaknya 53 anak terindikasi menjadi korban kekerasan fisik. Bahkan sebagian besar korban masih berusia di bawah dua tahun.

Lihat Juga: Viral di Media Sosial, Dekan FIKES Umsida Ungkap Bahaya Pengasuhan Bayi yang Salah

Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Pengawasan Lembaga Pengasuhan Anak

Terungkapnya kasus di Yogyakarta menjadi sorotan karena daycare seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak ketika orang tua bekerja.

Namun dalam kasus ini, sejumlah orang tua mengaku tidak mengetahui kondisi sebenarnya yang terjadi di dalam tempat penitipan tersebut.

Laili Rahmatul Ilmi AMd SKM MPH, dosen Manajemen Ilmu Kesehatan (MIK) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FIKES Umsida) yang juga merupakan orang tua pengguna layanan daycare, mengaku turut merasa khawatir saat mendengar kabar tersebut.

“Sebagai orang tua tentu muncul rasa khawatir ketika mendengar kasus seperti ini. Namun pengalaman dengan daycare yang profesional justru sangat membantu tumbuh kembang anak, mulai dari kemampuan bersosialisasi, pemantauan tumbuh kembang, hingga adanya pemeriksaan rutin oleh tenaga kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, kasus ini tidak boleh membuat masyarakat langsung menganggap semua daycare buruk. Sebaliknya, peristiwa ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan memastikan setiap daycare memenuhi standar pelayanan anak.

Selain pengawasan pemerintah, keterlibatan aktif orang tua juga menjadi faktor penting dalam memastikan keamanan anak selama berada di tempat penitipan.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memilih Daycare
Sumber: BBC Indonesia

Ilmi menjelaskan bahwa terdapat beberapa aspek yang wajib diperhatikan orang tua sebelum memutuskan menitipkan anak di daycare.

“Izin operasional, kepemilikan yang jelas, struktur organisasi, serta tenaga pengasuh yang memiliki pelatihan parenting dan tumbuh kembang anak harus menjadi pertimbangan utama,” jelasnya.

Selain legalitas, orang tua juga perlu memastikan bahwa daycare memiliki sistem komunikasi yang baik. Pemantauan perkembangan anak idealnya dilakukan secara rutin melalui grup komunikasi, buku monitoring harian, maupun fasilitas CCTV yang dapat diakses orang tua.

Menurutnya, transparansi merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan antara pengelola daycare dan orang tua.

“Seharusnya orang tua dapat memantau kondisi anak secara rutin melalui laporan harian, komunikasi WhatsApp, buku monitoring, dan CCTV sehingga setiap perkembangan anak bisa diketahui dengan baik,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya prosedur penanganan ketika terjadi insiden. Jika ada kejadian yang tidak diinginkan, pihak daycare harus segera memberikan informasi dan penjelasan secara terbuka kepada orang tua.

Orang Tua Perlu Lebih Aktif dan Selektif

Kasus di Yogyakarta menunjukkan bahwa fasilitas yang terlihat baik belum tentu menjamin kualitas pengasuhan yang diberikan. Oleh karena itu, orang tua perlu melakukan pengecekan secara menyeluruh sebelum memilih tempat penitipan anak.

Laili menyarankan agar orang tua tidak hanya melihat promosi atau fasilitas fisik yang ditawarkan. Review pengguna, pengalaman alumni, hingga kesempatan melakukan masa percobaan atau trial perlu dimanfaatkan untuk mengenal kualitas layanan daycare secara lebih dekat.

“Carilah daycare yang memiliki izin resmi, ulasan yang baik, dan jika memungkinkan lakukan trial terlebih dahulu. Orang tua juga harus aktif bertanya serta berdiskusi mengenai perkembangan buah hati dengan pihak daycare,” pesannya. (Elfirarm)

Berita Terkini

OSCE TLM Umsida 2026 Uji Nyata Skill Mahasiswa di Dunia Laboratorium Medis
May 1, 2026By
Seminar Nasional Kebidanan Umsida Bahas Kesehatan Mental Ibu Nifas dan Terapi Akupresur
April 30, 2026By
OSCE MIK Umsida 2026, Uji Keterampilan Mahasiswa dalam Simulasi Dunia Kerja
April 17, 2026By
Dosen Umsida Lakukan Edukasi Kesehatan Mental Remaja di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo
April 16, 2026By
PKL D4 MIK Umsida Jadi Jembatan Mahasiswa Menuju Dunia Kerja Kesehatan
February 7, 2026By
PKL Dasar dan Lanjutan D4 TLM Umsida Jadi Bekal Penting Mahasiswa Hadapi Industri Kesehatan
February 6, 2026By
Fisioterapi UMSIDA Dampingi Pelari FK UMSIDA Run 2026 Lewat Layanan Pemulihan Otot
February 3, 2026By
FIKES Umsida Perkuat Kesiapan Mahasiswa lewat Program Pre Klinik S1 Fisioterapi
January 30, 2026By

Prestasi

kupang
Inovasi Limbah Cangkang Kupang Antar Tim TLM Umsida Lolos PKM-AI 2026
June 3, 2026By
Mahasiswa TLM Umsida Raih Juara 1 Nasional Choir Mars Muhammadiyah-‘Aisyiyah
May 20, 2026By
Mahasiswa TLM Umsida Sabet Perak Kategori Kata di Piala Rektor UMM 2026
May 8, 2026By
Mahasiswa TLM Umsida Raih Juara 2 Kumite U21 di Kejuaraan Karate Nasional 2026
May 7, 2026By
Mahasiswa TLM Umsida Raih Juara 1 Karate Nasional di Piala Rektor UMM 2026
May 6, 2026By
Mahasiswa D4 MIK Umsida Raih Terbaik Pemberdayaan Masyarakat di PILMAPRES PTMA 2026
April 23, 2026By
Keren! Tim D4 MIK Umsida Sabet Juara 1 Nasional di IMRC 2026
April 22, 2026By
Bangga! Tim Fisioterapi Umsida Tembus Juara di Physiofest Nasional 2026
April 8, 2026By

Opini

Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By
Sering Lemas dan Pusing? Bisa Jadi Tanda Anemia Kambuh
May 17, 2026By
Hipertensi Diam-Diam Mengancam, Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
May 2, 2026By