Pesan Prof Hana untuk Lulusan Psikologi Umsida: Jangan Batasi Diri untuk Terus Berkembang

Fikp.umsida.ac.id –  Sebanyak 104 mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) resmi mengikuti Yudisium Gelombang I Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kampus 1 Umsida(19/06/26).

Kegiatan ini menjadi momen penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh

proses akademik sebelum memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Baca Juga: Pelantikan Profesi Bidan Umsida 2026, Lulusan Resmi Siap Terjun ke Dunia Kesehatan

Acara tersebut dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan FIKP Umsida, dosen Psikologi, serta tamu undangan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Rektor Umsida, Prof Dr Hana Catur Wahyuni ST MT IPM,

memberikan pesan inspiratif kepada para lulusan agar terus mengembangkan diri dan siap menghadapi perubahan di masa depan.

Soft Skill Jadi Kunci Kesuksesan Lulusan

Dalam sambutannya, Prof Hana menegaskan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik yang diperoleh selama kuliah.

Menurutnya, lulusan Psikologi juga harus memiliki kemampuan beradaptasi, komunikasi yang baik dan kesiapan menghadapi berbagai perubahan yang terjadi di masyarakat maupun dunia kerja.

Lihat Juga: Kolaborasi IMM Ar-Razi dan Happiness Light Hadirkan Kegiatan Edukatif bagi Anak Panti Asuhan

“Biasakan untuk cepat menerima semua perubahan dan segera beradaptasi. Kemampuan soft skill seperti itu yang saat ini dibutuhkan dan menjadi salah satu pendukung kesuksesan seseorang di masa depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ilmu yang diperoleh selama perkuliahan merupakan bekal dasar yang harus terus dikembangkan.

Lulusan Psikologi diharapkan mampu mengombinasikan kompetensi akademik dengan keterampilan interpersonal sehingga dapat memberikan kontribusi nyata di berbagai bidang.

Selain itu, Prof Hana juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme dalam setiap aktivitas, termasuk dalam berkomunikasi dan membangun relasi dengan masyarakat.

Jangan Batasi Diri untuk Terus Berkembang

Pada kesempatan tersebut, Prof Hana mengajak para lulusan untuk membuka diri terhadap berbagai peluang kolaborasi. Ia menilai bahwa jaringan dan kerja sama menjadi faktor penting dalam pengembangan karier maupun peningkatan kompetensi diri.

“Jangan membatasi diri dengan berbagai macam batasan-batasan. Itu justru akan mempersempit gerak dan langkah kita dalam berkembang,” pesannya.

Ia juga menyampaikan bahwa Umsida terus berupaya membuka peluang pendidikan lanjutan, termasuk rencana pengembangan program profesi yang dapat menjadi pilihan bagi lulusan Psikologi yang ingin meningkatkan kompetensinya.

Menurutnya, belajar tidak berhenti setelah lulus kuliah. Justru setelah yudisium, para lulusan akan memasuki fase baru yang menuntut kemampuan belajar sepanjang hayat agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.

Menjadi Lulusan Baik bagi Umsida

Menutup sambutannya, Prof Hana mengajak seluruh peserta yudisium untuk menjadi bagian dari keluarga besar Umsida yang terus membawa nama baik almamater di tengah masyarakat.

Ia berharap pengalaman positif selama menempuh pendidikan dapat diceritakan kepada masyarakat sebagai bentuk kontribusi alumni dalam memperkenalkan kualitas pendidikan Umsida.

Sebaliknya, berbagai masukan dan kritik yang membangun diharapkan dapat disampaikan langsung kepada kampus sebagai bahan evaluasi dan perbaikan layanan ke depan.

“Pengalaman baik selama di Umsida silakan disampaikan kepada masyarakat. Tetapi jika ada masukan atau hal yang perlu diperbaiki, sampaikan kepada kami agar menjadi bahan evaluasi untuk memberikan layanan yang lebih baik,” tuturnya.(Elfirarm)

Berita Terkini

FIKP Umsida Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD Taman Bungkul, Surabaya
July 27, 2026By
Hospital Laboratory Visit Jadi Bekal Mahasiswa TLM Umsida Mengenal Praktik Laboratorium Klinik
July 3, 2026By
Kolaborasi Internasional Psikologi Umsida dan Malaysia, AI Jadi Sorotan dalam Dunia Pendidikan
July 1, 2026By
Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Psikologi Umsida Bagikan Kisah Perjuangan Mereka
June 22, 2026By
Perjalanan Ghozali Rusyid Meraih Gelar Doktor tanpa melalui ujian terbuka
June 18, 2026By
OSCE TLM Umsida 2026 Uji Nyata Skill Mahasiswa di Dunia Laboratorium Medis
May 1, 2026By
Seminar Nasional Kebidanan Umsida Bahas Kesehatan Mental Ibu Nifas dan Terapi Akupresur
April 30, 2026By
OSCE MIK Umsida 2026, Uji Keterampilan Mahasiswa dalam Simulasi Dunia Kerja
April 17, 2026By

Prestasi

Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 2 lewat Poster Kesehatan Mental Remaja
August 5, 2026By
Widi Arti Raih Gelar Doktor lewat Riset Cedera Olahraga Sepatu Roda
August 4, 2026By
Mahasiswa Kebidanan Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional 2026
August 3, 2026By
Prodi D4 TLM Umsida Resmi Jadi Penerima Bantuan PP-PTS Reguler 2026
July 30, 2026By
Anggie Erianti Raih Juara 2 Poster Ilmiah Nasional, Angkat Pentingnya Respectful Maternity Care
July 29, 2026By
Bekerja Sambil Kuliah, Anjar Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 17, 2026By
Kisah Rizka Ardilah, Ibu Muda yang Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 15, 2026By
Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara 2 Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya 2026
July 10, 2026By

Opini

Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By
Sering Lemas dan Pusing? Bisa Jadi Tanda Anemia Kambuh
May 17, 2026By