Mahasiswa Kebidanan Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional 2026

Fikp.umsida.ac.id – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).

Nathasya Saskia Khirani, berhasil meraih Juara 1 Kategori Esai Ilmiah

dalam Kompetisi Nasional Mahasiswa Kebidanan Aisyiyah se-Indonesia 2026

yang diselenggarakan secara daring oleh AIPKEMA (22/07/26).

Keberhasilan tersebut diraih melalui esai bertema Kesehatan Reproduksi dan

Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender, sebuah isu yang dinilai sangat relevan

dengan tantangan kesehatan remaja di Indonesia saat ini.

Baca Juga: Anggie Erianti Raih Juara 2 Poster Ilmiah Nasional, Angkat Pentingnya Respectful Maternity Care

Rasa Syukur di Balik Prestasi Nasional
Sumber: Istimewa

Nathasya mengaku momen saat namanya diumumkan sebagai Juara 1 menjadi pengalaman yang tidak akan pernah dilupakannya.

Rasa syukur, bahagia, sekaligus bangga menyatu setelah seluruh proses yang dijalani membuahkan hasil terbaik.

“Alhamdulillah, perasaan pertama yang saya rasakan adalah rasa syukur yang begitu besar kepada Allah SWT. Saya juga sangat bahagia karena pencapaian ini merupakan hasil dari doa, dukungan dan kepercayaan banyak orang, terutama kedua orang tua, keluarga, serta dosen yang selalu memberikan motivasi,” ujarnya.

Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Kaprodi S1 Kebidanan Umsida, Siti Cholifah SST M.Keb, yang terus memberikan arahan dan kepercayaan sehingga dirinya berani mengikuti kompetisi tingkat nasional.

Bagi Nathasya, kemenangan ini bukan sekadar tentang gelar juara, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan akademik dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Angkat Isu Kesehatan Reproduksi dengan Pendekatan Digital
Sumber: Istimewa

Dalam esainya, Nathasya mengangkat pentingnya edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan kekerasan berbasis gender.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya menjadi masalah individu, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas generasi masa depan.

Ia melihat masih banyak remaja yang belum memperoleh informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi.

Di sisi lain, kasus kekerasan seksual dan pernikahan anak masih sering terjadi akibat rendahnya literasi, stigma, serta minimnya keberanian untuk melapor.

Melalui karya ilmiahnya, Nathasya menawarkan sebuah gagasan inovatif berupa SAFE-GEN, yaitu model edukasi kesehatan reproduksi berbasis platform digital yang dirancang lebih interaktif dan dekat dengan kehidupan remaja.

Cek Selengkapnya: Mahasiswa Kebidanan Umsida Raih Juara 2 Taekwondo KBPP POLRI Jatim Cup 3

“Saya ingin edukasi kesehatan reproduksi tidak lagi disampaikan dengan cara yang kaku. Melalui SAFE-GEN, remaja diharapkan mampu memahami hak atas tubuhnya, berani mengenali dan melaporkan kekerasan, serta mengambil keputusan yang lebih sehat untuk masa depannya,” jelasnya.

Menariknya, Nathasya mengaku tidak mengalami hambatan berarti selama proses penyusunan esai. Ia justru menikmati setiap tahapan penulisan karena tema tersebut sangat dekat dengan bidang ilmu yang dipelajarinya sebagai mahasiswa kebidanan.

Berharap Gagasan Tak Berhenti di Atas Kertas

Lebih dari sekadar memenangkan kompetisi, Nathasya berharap gagasan yang ia tuangkan dalam esai dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, edukasi kesehatan reproduksi yang tepat sejak usia remaja mampu menjadi langkah preventif untuk menekan angka kekerasan seksual maupun pernikahan anak.

Ia meyakini bahwa ketika remaja memiliki pengetahuan yang benar, mereka akan lebih percaya diri dalam menjaga kesehatan reproduksi, memahami hak-haknya, sekaligus menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.

“Saya berharap karya ini tidak berhenti sebagai tulisan ilmiah saja, tetapi bisa menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama membangun lingkungan yang lebih aman, sehat, dan mendukung lahirnya generasi Indonesia yang berkualitas,” tutupnya.(Elfirarm)

Berita Terkini

Wisudawan Berprestasi Kebidanan Umsida Raih Juara 1 Kompetisi Poster Internasional
November 2, 2026By
Wisudawan Kebidanan Umsida Raih Juara 2 Nasional Lewat Esai Hipnobirthing
October 30, 2026By
Nabila Raih Predikat Wisudawan Terbaik MIK Umsida dengan IPK 3,95
October 29, 2026By
Wisudawan Terbaik FIKP Umsida, Febryan Nidya Pramesti Raih IPK 3,91
October 28, 2026By
Wisudawan Kebidanan Umsida Nanda Fitriana Raih Juara 1 Kompetisi Video Edukasi Nasional
October 27, 2026By
Lulusan TLM FIKP Umsida Asal Flores Buktikan Pendidikan Tanpa Batas Perbedaan
October 26, 2026By
Dari Sidoarjo ke Skotlandia, Alumni Psikologi Umsida Sukses Raih LPDP
October 23, 2026By
33 Mahasiswa D4 MIK Umsida Lulus UKOMNAS 2026 dengan Capaian 100 Persen Kompeten
September 8, 2026By

Prestasi

Wisudawan Berprestasi Kebidanan Umsida Raih Juara 1 Kompetisi Poster Internasional
November 2, 2026By
Wisudawan Kebidanan Umsida Raih Juara 2 Nasional Lewat Esai Hipnobirthing
October 30, 2026By
Nabila Raih Predikat Wisudawan Terbaik MIK Umsida dengan IPK 3,95
October 29, 2026By
Wisudawan Terbaik FIKP Umsida, Febryan Nidya Pramesti Raih IPK 3,91
October 28, 2026By
Wisudawan Kebidanan Umsida Nanda Fitriana Raih Juara 1 Kompetisi Video Edukasi Nasional
October 27, 2026By
Dari Sidoarjo ke Skotlandia, Alumni Psikologi Umsida Sukses Raih LPDP
October 23, 2026By
Dua Mahasiswa Berprestasi di Balik Yudisium II Psikologi Umsida
October 16, 2026By
Tim Fisioterapi Umsida Raih Juara 1 Mediheal Competition 2026
September 28, 2026By

Opini

Kenapa Psikologi Semakin Dibutuhkan di Tengah Tantangan Kesehatan Mental?
August 26, 2026By
Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By