Tim MIK Umsida Raih Juara 1 Hardikes National Competition 2026

Fikp.umsida.ac.id –  Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Program Studi D4 Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FIKP Umsida).

Tim yang terdiri dari Wafa Salsabila A.T.P. sebagai ketua.

Riska Maraatusholikha, Yustina Maria dan Mukhammad Arif sebagai anggota

berhasil meraih Juara 1 Kategori Video RMIK dalam ajang Hardikes National Competition 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh STIKES Dr. Soetomo tersebut diikuti berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa MIK Umsida

Baca Juga: Mahasiswa D4 MIK Umsida Raih Terbaik Pemberdayaan Masyarakat di PILMAPRES PTMA 2026

mampu menghadirkan karya kreatif yang tidak hanya menarik, tetapi juga sarat pesan edukatif dan nilai moral.

Angkat Isu Privasi Data Pasien di Era Digital

Dalam kompetisi tersebut, tim MIK Umsida mengangkat tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Digital dan Sosial Generasi Muda.”

Melalui video yang diproduksi, mereka menyoroti pentingnya menjaga kerahasiaan dan keamanan data rekam medis pasien di tengah perkembangan teknologi digital.

Yustina Maria atau yang akrab disapa Tince, salah satu anggota tim, mendapat peran sebagai pasien yang mengalami pelanggaran privasi data kesehatan akibat ulah oknum yang menyalahgunakan informasi rekam medis.

“Saya berperan sebagai pasien yang merasa hak privasi dan keamanan data rekam medisnya tidak dijaga dengan baik. Dari situ kami ingin menunjukkan bahwa profesi PMIK memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kerahasiaan data pasien,” jelas Tince.

Menurutnya, pesan tersebut sangat relevan dengan tantangan dunia kesehatan saat ini, di mana keamanan data menjadi salah satu isu penting yang harus diperhatikan oleh seluruh tenaga kesehatan.

Lihat Juga: Video Mental Health di Era Digital Antar Mahasiswa MIK Umsida Juara Nasional

Kerja Sama Tim Jadi Kunci Kemenangan

Keberhasilan meraih juara tidak lepas dari kekompakan seluruh anggota tim selama proses produksi video. Sebelum pengambilan gambar dilakukan, mereka terlebih dahulu berdiskusi untuk menyusun alur cerita, pembagian karakter, hingga teknis produksi.

Tince mengungkapkan bahwa setiap anggota diberi ruang untuk menyampaikan ide dan masukan. Semua gagasan kemudian dipadukan hingga menghasilkan konsep yang disepakati bersama.

“Kami berdiskusi terlebih dahulu mengenai gambaran video yang ingin dibuat. Semua anggota menyampaikan ide masing-masing, lalu kami gabungkan dan sempurnakan bersama sampai sesuai dengan harapan tim,” ujarnya.

Selain itu, pembagian peran dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama agar setiap anggota merasa nyaman dalam memerankan karakter yang diberikan.

Dukungan dari Program Studi MIK Umsida juga turut membantu proses produksi, termasuk dalam penyediaan beberapa perlengkapan yang dibutuhkan saat pengambilan video.

Belajar Integritas dan Bijak Bermedia Digital

Bagi Tince, pengalaman mengikuti kompetisi ini memberikan pelajaran yang sangat berharga.

Ia menyadari bahwa profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan data kesehatan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan etika profesi.

“Saya belajar bahwa menjadi PMIK bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga bagaimana kita mampu menyelaraskan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam menjaga integritas data dan menghargai sesama pengguna digital,” tuturnya.

Ia juga berharap kompetisi serupa terus diadakan untuk mendorong mahasiswa berpikir kreatif dan kritis terhadap berbagai isu di era digital.

“Semoga kegiatan seperti ini terus ada untuk memacu generasi muda berkarya. Mari manfaatkan ruang digital dengan bijak dan bertanggung jawab,” pesannya.

Prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa Umsida untuk terus mengembangkan potensi, menghasilkan karya yang berdampak, serta membawa nama baik kampus di tingkat nasional.(Elfirarm)

Berita Terkini

Perjalanan Ghozali Rusyid Meraih Gelar Doktor tanpa melalui ujian terbuka
June 18, 2026By
OSCE TLM Umsida 2026 Uji Nyata Skill Mahasiswa di Dunia Laboratorium Medis
May 1, 2026By
Seminar Nasional Kebidanan Umsida Bahas Kesehatan Mental Ibu Nifas dan Terapi Akupresur
April 30, 2026By
OSCE MIK Umsida 2026, Uji Keterampilan Mahasiswa dalam Simulasi Dunia Kerja
April 17, 2026By
Dosen Umsida Lakukan Edukasi Kesehatan Mental Remaja di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo
April 16, 2026By
PKL D4 MIK Umsida Jadi Jembatan Mahasiswa Menuju Dunia Kerja Kesehatan
February 7, 2026By
PKL Dasar dan Lanjutan D4 TLM Umsida Jadi Bekal Penting Mahasiswa Hadapi Industri Kesehatan
February 6, 2026By
Fisioterapi UMSIDA Dampingi Pelari FK UMSIDA Run 2026 Lewat Layanan Pemulihan Otot
February 3, 2026By

Prestasi

Perjalanan Ghozali Rusyid Meraih Gelar Doktor tanpa melalui ujian terbuka
June 18, 2026By
Mahasiswa MIK Umsida Raih Juara 3 Nasional lewat Poster Rekam Medis Inspiratif
June 15, 2026By
kupang
Inovasi Limbah Cangkang Kupang Antar Tim TLM Umsida Lolos PKM-AI 2026
June 3, 2026By
Mahasiswa TLM Umsida Raih Juara 1 Nasional Choir Mars Muhammadiyah-‘Aisyiyah
May 20, 2026By
Mahasiswa TLM Umsida Sabet Perak Kategori Kata di Piala Rektor UMM 2026
May 8, 2026By
Mahasiswa TLM Umsida Raih Juara 2 Kumite U21 di Kejuaraan Karate Nasional 2026
May 7, 2026By
Mahasiswa TLM Umsida Raih Juara 1 Karate Nasional di Piala Rektor UMM 2026
May 6, 2026By
Mahasiswa D4 MIK Umsida Raih Terbaik Pemberdayaan Masyarakat di PILMAPRES PTMA 2026
April 23, 2026By

Opini

Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By
Sering Lemas dan Pusing? Bisa Jadi Tanda Anemia Kambuh
May 17, 2026By