Fikp.umsida.ac.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi D4 Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).
Tim yang terdiri dari Wafa Salsabila A.T.P. sebagai ketua dan Anindya Musfidah sebagai anggota
berhasil meraih Juara 3 Kategori Poster RMIK dalam ajang Hardikes National Competition 2026
diselenggarakan oleh STIKES Dr. Soetomo.
Kompetisi tingkat nasional tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi
di Indonesia dalam sejumlah kategori lomba, termasuk Poster Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK).
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Umsida mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di tingkat nasional.
Baca Juga: Mahasiswa D4 MIK Umsida Raih Terbaik Pemberdayaan Masyarakat di PILMAPRES PTMA 2026
Angkat Peran Rekam Medis untuk Generasi Unggul

Dalam kompetisi tersebut, tim MIK Umsida mengusung tema “Peran Rekam Medis dalam Edukasi untuk Mewujudkan Generasi Unggul.” Tema tersebut dipilih karena menyesuaikan dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara.
Melalui poster yang mereka susun, Salsa dan Anin menjelaskan pentingnya rekam medis dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas. Poster tersebut memuat informasi mengenai pengertian rekam medis, manfaat rekam medis yang baik, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencetak perekam medis yang unggul dan profesional.
Proses penyusunan karya diawali dengan memahami tema lomba secara mendalam, kemudian dilanjutkan dengan mencari konsep visual yang menarik dan mudah dipahami oleh pembaca.
“Proses penyusunan poster diawali dengan menyesuaikan tema yang ditentukan panitia, kemudian memilih desain dan tone warna yang menarik agar pesan yang disampaikan lebih mudah diterima,” ujar Salsa.
Menurutnya, poster tidak hanya harus informatif, tetapi juga mampu menarik perhatian sehingga pesan yang terkandung di dalamnya dapat tersampaikan secara efektif.
Lihat Juga: Video Mental Health di Era Digital Antar Mahasiswa MIK Umsida Juara Nasional
Tetap Percaya Diri di Tengah Persaingan Ketat
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Salsa mengakui bahwa tantangan terbesar bukan hanya menyusun desain yang baik, tetapi juga menjaga kepercayaan diri terhadap hasil karya sendiri.
“Tantangan terbesar adalah percaya dengan usaha diri sendiri. Saat ini banyak teknologi digital dan AI yang bisa membantu membuat desain. Namun kami memilih tetap sportif dan mengandalkan hasil kerja sendiri,” ungkapnya.
Keputusan tersebut justru menjadi motivasi bagi tim untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Dengan kerja keras dan konsistensi, poster yang mereka buat berhasil memperoleh apresiasi dari dewan juri dan mengantarkan mereka meraih posisi tiga besar tingkat nasional.
Selain usaha pribadi, dukungan dari dosen dan Program Studi D4 Manajemen Informasi Kesehatan Umsida juga menjadi faktor penting dalam perjalanan mereka mengikuti kompetisi.
“Para dosen sangat mendukung melalui pendampingan dan motivasi kepada mahasiswa yang mengikuti lomba,” tambah Salsa.
Pengalaman Berharga dan Motivasi untuk Mahasiswa Umsida

Keberhasilan meraih Juara 3 memberikan pengalaman berharga bagi Salsa dan Anin. Selain menambah prestasi, kompetisi ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, komunikasi visual, serta kepercayaan diri dalam berkompetisi di tingkat nasional.
“Senang sekali tentunya. Selain mendapatkan prestasi, kami juga memperoleh pengalaman baru yang sangat berharga,” kata Salsa.
Di akhir wawancara, ia menyampaikan pesan kepada mahasiswa Umsida agar tidak takut mencoba berbagai kompetisi yang tersedia.
“Jangan menyerah dan teruslah mencoba. Kegagalan adalah langkah awal menuju keberhasilan. Selama kita mau berusaha dan belajar, kesempatan untuk meraih prestasi akan selalu terbuka.”
Prestasi ini semakin menegaskan komitmen mahasiswa MIK Umsida untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama baik kampus di berbagai ajang kompetisi nasional.(Elfirarm)























