Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya

Fikp.umsida.ac.id – Mahasiswa Program Studi S1 Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FIKP Umsida), Bima Arief Maulana, kembali mengharumkan nama kampus melalui prestasi olahraga.

Mahasiswa yang akrab disapa Bima tersebut berhasil meraih Juara 3 kategori Kyorugi-U68 pada Kejuaraan Taekwondo Grade-C Piala Wali Kota Surabaya 2026.

Baca Juga: Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara 2 Taekwondo Tingkat Regional

Kompetisi yang digelar KONI Kota Surabaya itu berlangsung pada 19–21 Juni 2026 di GOR Indoor Bung Tomo, Surabaya.

Bagi Bima, medali perunggu tersebut menjadi hasil dari proses latihan yang konsisten sekaligus pengalaman berharga untuk terus berkembang sebagai atlet.

“Alhamdulillah, saya merasa senang, bangga, dan lega. Latihan yang selama ini saya jalani akhirnya memberikan hasil. Prestasi ini juga menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan ke depannya,” ujarnya.

Persiapan Fisik dan Mental Jadi Bekal Bertanding

Untuk menghadapi kejuaraan, Bima rutin menjalani latihan dua hingga tiga kali setiap minggu. Latihan difokuskan pada penguatan teknik tendangan, kecepatan, stamina, hingga kemampuan membaca permainan lawan melalui sesi sparring.

Ia juga menambahkan latihan fisik berupa lari dan strength training. Menjaga asupan makanan dan waktu istirahat menjadi bagian penting agar kondisi tubuh tetap prima.

Menjelang satu bulan sebelum kejuaraan, porsi latihan mulai ditingkatkan. Bima bersama pelatih melakukan simulasi pertandingan untuk membiasakan diri menghadapi tekanan saat berada di arena.

“Simulasi pertandingan membantu saya mempersiapkan mental sekaligus mengevaluasi strategi. Karena ketika bertanding, situasinya bisa berbeda dengan saat latihan,” jelasnya.

Cek Juga: Mahasiswa Psikologi Umsida Raih Juara 1 Pencak Silat 8th UNSC 2026

Cedera Tendon Tak Menghentikan Semangat

Tantangan terbesar muncul ketika Bima memasuki babak semifinal. Saat itu, ia mengalami cedera tendon yang membuat kaki kanannya terasa sakit ketika digerakkan.

Kondisi tersebut membuat pertandingan menjadi lebih berat, terlebih lawan yang dihadapinya memiliki teknik dan stamina yang baik. Meski begitu, Bima tetap berusaha menyelesaikan pertandingan dengan fokus membaca gerakan lawan dan menjaga ketenangan.

“Meskipun akhirnya belum bisa melaju ke final, saya belajar bagaimana tetap berjuang dan mengontrol diri ketika berada dalam kondisi tertekan,” tuturnya.

Sebagai mahasiswa Fisioterapi, Bima juga merasakan manfaat langsung dari ilmu yang dipelajari di kampus. Pemahaman mengenai anatomi, biomekanika dan cedera olahraga membantunya memahami kondisi tubuh, melakukan pemanasan dengan tepat, serta menjalani pemulihan setelah latihan maupun pertandingan.

Targetkan Prestasi Lebih Tinggi

Bima mengakui dukungan keluarga, pelatih, dan tim dojang menjadi bagian penting dalam pencapaiannya. Ia harus membagi waktu antara latihan, perkuliahan, praktikum, dan persiapan kompetisi.

Dari pengalaman tersebut, ia belajar mengenai disiplin, sportivitas, manajemen waktu, dan mental untuk terus berkembang.

Ke depan, Bima ingin mengikuti kejuaraan dengan level yang lebih tinggi. Ia juga menargetkan dapat meraih posisi pertama dengan terus memperbaiki teknik, kondisi fisik, dan kesiapan mental.

“Target selanjutnya tentu Juara 1. Saya ingin terus belajar dari kekurangan dan memberikan prestasi terbaik untuk Umsida,” pungkasnya.(Elfirarm)

Berita Terkini

Cegah Anemia dan Diabetes, TLM Umsida Edukasi Siswa SDN Kendalsewu
August 18, 2026By
Workshop Kebidanan Umsida Selaraskan Kurikulum dengan Standar ICM 2024
August 13, 2026By
FIKP Umsida dan SMA Muhammadiyah 4 Porong, Perkuat Kesehatan Fisik dan Mental Siswa
August 10, 2026By
Kerja Sama dengan Nufi Sidoarjo Buka Peluang Baru bagi Mahasiswa Psikologi Umsida
August 7, 2026By
FIKP Umsida Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD Taman Bungkul, Surabaya
July 27, 2026By
Hospital Laboratory Visit Jadi Bekal Mahasiswa TLM Umsida Mengenal Praktik Laboratorium Klinik
July 3, 2026By
Kolaborasi Internasional Psikologi Umsida dan Malaysia, AI Jadi Sorotan dalam Dunia Pendidikan
July 1, 2026By
Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Psikologi Umsida Bagikan Kisah Perjuangan Mereka
June 22, 2026By

Prestasi

Poster Deteksi Persalinan Macet Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 3
August 6, 2026By
Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 2 lewat Poster Kesehatan Mental Remaja
August 5, 2026By
Widi Arti Raih Gelar Doktor lewat Riset Cedera Olahraga Sepatu Roda
August 4, 2026By
Mahasiswa Kebidanan Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional 2026
August 3, 2026By
Prodi D4 TLM Umsida Resmi Jadi Penerima Bantuan PP-PTS Reguler 2026
July 30, 2026By
Anggie Erianti Raih Juara 2 Poster Ilmiah Nasional, Angkat Pentingnya Respectful Maternity Care
July 29, 2026By
Bekerja Sambil Kuliah, Anjar Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 17, 2026By
Kisah Rizka Ardilah, Ibu Muda yang Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 15, 2026By

Opini

Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By
Sering Lemas dan Pusing? Bisa Jadi Tanda Anemia Kambuh
May 17, 2026By