Kuliah Tamu MIK Umsida: AI Bantu Pengelolaan Rekam Medis di Era Digital

Fikp.umsida.ac.id – Program Studi D4 Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi di bidang kesehatan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kuliah tamu bertajuk “AI-Driven Health Data Analytics: Transforming Medical Records into Clinical Intelligence” yang menghadirkan Dr. Diana Barsasella sebagai narasumber.

Cek Juga: OSCE MIK Umsida 2026, Uji Keterampilan Mahasiswa dalam Simulasi Dunia Kerja

Kegiatan ini memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pengelolaan data kesehatan dan rekam medis.

Dosen Prodi D4 MIK Umsida, Resta Dwi Y. STrKes MKM, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih karena AI telah menjadi isu penting dalam transformasi layanan kesehatan modern.

AI Jadi Mitra PMIK di Era Digital

Menurut Resta, perkembangan AI tidak dapat dipisahkan dari dunia rekam medis dan informasi kesehatan.

Saat ini, teknologi tersebut mulai dimanfaatkan untuk membantu berbagai proses kerja, termasuk analisis data kesehatan hingga prediksi clinical coding berdasarkan data yang telah diinput oleh tenaga kesehatan.

“AI saat ini menjadi hot issue di layanan kesehatan. Kami ingin mahasiswa memahami bahwa AI bukan hadir untuk menggantikan peran Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK), tetapi menjadi alat bantu yang mampu membuat pekerjaan lebih efektif dan efisien,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa perubahan teknologi perlu dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Dengan bantuan AI, proses pengolahan data yang sebelumnya membutuhkan waktu lama dapat dilakukan lebih cepat tanpa menghilangkan peran manusia sebagai pengambil keputusan utama.

Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa diajak memahami bahwa kemampuan beradaptasi dengan teknologi merupakan kompetensi yang wajib dimiliki calon PMIK agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.

Big Data Kesehatan Jadi Peluang Riset Mahasiswa

Selain mengenalkan penerapan AI dalam pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga membuka wawasan mahasiswa mengenai pemanfaatan big data untuk penelitian.

Resta menjelaskan bahwa data kesehatan yang tersimpan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan memiliki potensi besar untuk diolah menjadi informasi yang bermanfaat bagi rumah sakit, institusi pendidikan, maupun masyarakat.

“Data kesehatan jumlahnya sangat besar. Dengan bantuan AI, data tersebut dapat dianalisis menjadi informasi yang bernilai, tentu tetap dengan pengawasan manusia agar hasilnya akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia berharap mahasiswa memperoleh pemahaman baru bahwa penelitian tidak lagi hanya bergantung pada data primer. Data sekunder yang tersedia dalam jumlah besar juga dapat dimanfaatkan melalui pendekatan data mining, machine learning, maupun teknologi analitik lainnya.

Melalui wawasan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan penelitian yang lebih inovatif sekaligus memperluas kompetensi di bidang teknologi informasi kesehatan yang saat ini terus berkembang.

Prodi MIK Umsida Siapkan Kurikulum Berbasis AI

Sebagai bentuk kesiapan menghadapi transformasi digital, Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan Umsida telah mengintegrasikan materi AI ke dalam kurikulum pembelajaran.

Langkah ini dilakukan agar lulusan memiliki bekal yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja di masa depan.

Resta mengungkapkan bahwa prodi telah menambahkan beberapa mata kuliah pilihan, seperti Big Data, Artificial Intelligence (AI), dan Clinical Decision Support System (CDSS).

Mulai semester delapan tahun 2026, mata kuliah AI telah diambil mahasiswa dengan materi yang disusun mengikuti perkembangan transformasi digital di bidang kesehatan.

“Harapan kami, mahasiswa tidak lagi memandang AI hanya dari sisi negatif. AI harus dimanfaatkan secara bijak sebagai teknologi yang mampu meringankan pekerjaan, mendukung penelitian yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan,” tutupnya diakhir wawancara.(Elfirarm)

Berita Terkini

33 Mahasiswa D4 MIK Umsida Lulus UKOMNAS 2026 dengan Capaian 100 Persen Kompeten
September 8, 2026By
D4 TLM Umsida Sukses Lalui UKOMNAS 2026
September 7, 2026By
19 Mahasiswa Profesi Bidan Umsida Ikuti OSCE Untuk Perkuat Kompetensi Klinis
August 31, 2026By
Cegah Anemia dan Diabetes, TLM Umsida Edukasi Siswa SDN Kendalsewu
August 18, 2026By
Workshop Kebidanan Umsida Selaraskan Kurikulum dengan Standar ICM 2024
August 13, 2026By
FIKP Umsida dan SMA Muhammadiyah 4 Porong, Perkuat Kesehatan Fisik dan Mental Siswa
August 10, 2026By
Kerja Sama dengan Nufi Sidoarjo Buka Peluang Baru bagi Mahasiswa Psikologi Umsida
August 7, 2026By
FIKP Umsida Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD Taman Bungkul, Surabaya
July 27, 2026By

Prestasi

Dua Mahasiswa Berprestasi di Balik Yudisium II Psikologi Umsida
October 16, 2026By
Tim Fisioterapi Umsida Raih Juara 1 Mediheal Competition 2026
September 28, 2026By
Raih Best Presenter 1 KILAT 2026, Laboran TLM Umsida Ciptakan AGARUT
September 15, 2026By
Raih Best Presenter 2 KILAT 2026, D4 MIK Umsida Hadirkan Smart Coding Hub
September 14, 2026By
Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
August 21, 2026By
Poster Deteksi Persalinan Macet Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 3
August 6, 2026By
Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 2 lewat Poster Kesehatan Mental Remaja
August 5, 2026By
Widi Arti Raih Gelar Doktor lewat Riset Cedera Olahraga Sepatu Roda
August 4, 2026By

Opini

Kenapa Psikologi Semakin Dibutuhkan di Tengah Tantangan Kesehatan Mental?
August 26, 2026By
Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By