Kehamilan Usia 30 Tahun ke Atas: Risiko dan Pentingnya Kontrol Rutin

Fikes.umsida.ac.id – Kehamilan merupakan momen yang dinantikan banyak perempuan. Namun, seiring bertambahnya usia, ada sejumlah hal medis yang perlu menjadi pertimbangan.

Kehamilan pada usia 30 tahun ke atas dikenal memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan usia yang lebih muda.

Hal ini berkaitan erat dengan perubahan biologis yang terjadi secara alami pada tubuh perempuan, terutama terkait kualitas dan jumlah sel telur.

Menurut dr Fadhli Rizal Makarim, semakin bertambah usia seorang wanita, maka kualitas dan kuantitas sel telur juga akan menurun.

Baca Juga: 3 Mahasiswa Fikes Umsida Raih Juara 1 Poster PKM-RE dalam Ajang Pimtanas 2025

“Semakin tua usia wanita saat hamil, semakin besar pula risiko kehamilan yang bisa terjadi karena kualitas sel telur ikut menurun,” jelasnya seperti dikutip dari laman Halodoc.

Penurunan kesuburan ini membuat peluang terjadinya pembuahan menjadi lebih kecil, sekaligus meningkatkan potensi gangguan selama masa kehamilan.

 Risiko Medis yang Perlu Diwaspadai
Sumber: Pexels

Kehamilan di usia 30 tahun ke atas memiliki beberapa risiko yang perlu diantisipasi dengan baik.

Salah satu yang paling sering terjadi adalah risiko keguguran dan kehamilan ektopik. Risiko ini akan semakin meningkat ketika usia ibu mendekati atau melewati 35 tahun.

Selain itu, gangguan genetik pada janin juga menjadi perhatian.

Cek Juga: Kolaborasi Umsida dan ‘Aisyiyah Krembung Hadirkan Edukasi dan Layanan Kesehatan Warga

“Kehamilan di usia lebih matang lebih berisiko melahirkan bayi dengan kelainan kromosom, sehingga pemeriksaan kehamilan secara rutin sangat dianjurkan,” ungkap dr. Fadhli.

Risiko lainnya adalah diabetes gestasional, preeklamsia, hingga plasenta previa.

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada ibu, tetapi juga dapat memengaruhi tumbuh kembang janin.

Bayi prematur dan berat badan lahir rendah juga lebih sering terjadi pada kehamilan di usia ini.

Pentingnya Kontrol Rutin dan Gaya Hidup Sehat
Sumber: Pexels

Meski memiliki risiko lebih tinggi, kehamilan di usia 30 tahun ke atas tetap dapat dijalani dengan aman apabila disertai persiapan dan pemantauan yang tepat.

Kontrol kehamilan secara rutin menjadi kunci utama untuk mendeteksi risiko sejak dini.

Dr. Fadhli Rizal Makarim menegaskan, “Pemeriksaan kehamilan yang teratur sangat penting untuk memantau kondisi ibu dan janin, sekaligus mencegah komplikasi yang mungkin terjadi.”

Cek Selengkapnya: Tak Semua Konten Viral Aman, Dosen Kebidanan Umsida Ingatkan Orang Tua Soal Stimulasi Bayi

Selain itu, menjaga pola makan bergizi, mengontrol berat badan, rutin berolahraga ringan, serta mengelola stres juga sangat dianjurkan.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan medis yang tepat, kehamilan di usia 30 tahun ke atas tetap dapat berlangsung sehat dan aman bagi ibu maupun bayi.

Sumber: Halodoc

Penulis : Elfira Armilia

Berita Terkini

Hospital Laboratory Visit Jadi Bekal Mahasiswa TLM Umsida Mengenal Praktik Laboratorium Klinik
July 3, 2026By
Kolaborasi Internasional Psikologi Umsida dan Malaysia, AI Jadi Sorotan dalam Dunia Pendidikan
July 1, 2026By
Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Psikologi Umsida Bagikan Kisah Perjuangan Mereka
June 22, 2026By
Pesan Prof Hana untuk Lulusan Psikologi Umsida: Jangan Batasi Diri untuk Terus Berkembang
June 19, 2026By
Perjalanan Ghozali Rusyid Meraih Gelar Doktor tanpa melalui ujian terbuka
June 18, 2026By
OSCE TLM Umsida 2026 Uji Nyata Skill Mahasiswa di Dunia Laboratorium Medis
May 1, 2026By
Seminar Nasional Kebidanan Umsida Bahas Kesehatan Mental Ibu Nifas dan Terapi Akupresur
April 30, 2026By
OSCE MIK Umsida 2026, Uji Keterampilan Mahasiswa dalam Simulasi Dunia Kerja
April 17, 2026By

Prestasi

Bekerja Sambil Kuliah, Anjar Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 17, 2026By
Kisah Rizka Ardilah, Ibu Muda yang Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 15, 2026By
Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara 2 Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya 2026
July 10, 2026By
Mahasiswa Psikologi Umsida Raih Juara 1 Pencak Silat 8th UNSC 2026
June 30, 2026By
Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Psikologi Umsida Bagikan Kisah Perjuangan Mereka
June 22, 2026By
Perjalanan Ghozali Rusyid Meraih Gelar Doktor tanpa melalui ujian terbuka
June 18, 2026By
Tim MIK Umsida Raih Juara 1 Hardikes National Competition 2026
June 17, 2026By
Mahasiswa MIK Umsida Raih Juara 3 Nasional lewat Poster Rekam Medis Inspiratif
June 15, 2026By

Opini

Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By
Sering Lemas dan Pusing? Bisa Jadi Tanda Anemia Kambuh
May 17, 2026By