Peran Strategis Mahasiswa D4 MIK Umsida dalam IPE Berbasis Kasus Klinis

Fikes.umsida.ac.id – Interprofessional Education (IPE) menjadi ruang pembelajaran penting bagi mahasiswa kesehatan untuk memahami praktik kolaborasi lintas profesi secara nyata.

Dalam pelaksanaan IPE yang melibatkan mahasiswa D4 Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).

Mahasiswa berperan aktif saat berkolaborasi dengan profesi kesehatan lain di rumah sakit.

Baca Juga: PKL Komprehensif MIK Umsida Wujudkan Kesiapan Mahasiswa Hadapi Tantangan Rekam Medis Elektronik

Dosen D4 MIK Umsida, Resta Dwi Y, STr Kes MKM menjelaskan bahwa kolaborasi dalam IPE menekankan komunikasi dan kerja tim antarprofesi demi keselamatan pasien.

Pada studi kasus Diabetes Mellitus Gestasional (DMG) di Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA).

Mahasiswa MIK menyoroti aspek krusial dalam pelayanan kesehatan.

Lihat Juga: 3 Mahasiswa Fikes Umsida Raih Juara 1 Poster PKM-RE dalam Ajang Pimtanas 2025

“Peran mahasiswa D4 MIK dalam IPE adalah mengidentifikasi pasien sejak proses pendaftaran. Identifikasi ini sangat penting karena kesalahan kecil bisa berdampak besar, bahkan berujung pada malpraktik,” jelasnya.

Selain itu, mahasiswa juga berperan dalam proses kodifikasi penyakit dan tindakan.

Hal ini menjadi bagian dari kompetensi utama Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK), khususnya dalam memastikan ketepatan data klinis pasien.

Lingkungan Praktik RSUA Perkuat Kompetensi Kolaboratif Mahasiswa
Sumber: Fikes Umsida

Resta menegaskan bahwa RSUA bukan lokasi khusus yang dipilih Umsida untuk IPE, melainkan bagian dari agenda terstruktur yang diselenggarakan oleh rumah sakit dalam program Praktik Kerja Lapangan (PKL).

“Pada kesempatan ini, Umsida menjadi salah satu peserta IPE karena mahasiswa D4 MIK sedang menjalani PKL di RSUA pada periode 26  Januari – 13 Februari 2026,” ungkapnya.

Lingkungan rumah sakit pendidikan ini memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk memahami dinamika pelayanan kesehatan sesungguhnya.

Mahasiswa tidak hanya berhadapan dengan sistem informasi kesehatan, tetapi juga belajar berkoordinasi dengan dokter, perawat dan profesi kesehatan lain dalam satu tim pelayanan.

IPE Bangun Pola Pikir Patient-Centered Care dan Kerja Tim Efektif

Melalui IPE, mahasiswa semakin memahami pentingnya komunikasi dan koordinasi antarprofesi.

Paradigma pelayanan kesehatan pun bergeser menuju patient-centered care, di mana kolaborasi menjadi kunci utama.

Cek Selengkapnya: Hospital Visit D4 MIK Umsida di RS Saiful Anwar: Mahasiswa Pelajari Implementasi Rekam Medis Elektronik

“Dengan IPE, mahasiswa memahami peran dan batasan masing-masing profesi. Tidak ada lagi profesi yang mendominasi, karena fokus utama adalah pasien,” jelas dosen MIK tersebut.

Ia berharap, pengalaman ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa menghadapi dunia kerja.

“Setelah mengikuti mata kuliah dan agenda IPE, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan komunikasi efektif, kolaborasi, dan kerja tim secara nyata dalam perawatan pasien,” pungkasnya.

Pengalaman IPE ini sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa D4 MIK Umsida untuk terjun ke dunia kerja kesehatan yang menuntut profesionalisme, akurasi data, dan kerja sama lintas profesi.

Penulis: Elfira Armilia.

Berita Terkini

FIKP Umsida Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD Taman Bungkul, Surabaya
July 27, 2026By
Hospital Laboratory Visit Jadi Bekal Mahasiswa TLM Umsida Mengenal Praktik Laboratorium Klinik
July 3, 2026By
Kolaborasi Internasional Psikologi Umsida dan Malaysia, AI Jadi Sorotan dalam Dunia Pendidikan
July 1, 2026By
Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Psikologi Umsida Bagikan Kisah Perjuangan Mereka
June 22, 2026By
Pesan Prof Hana untuk Lulusan Psikologi Umsida: Jangan Batasi Diri untuk Terus Berkembang
June 19, 2026By
Perjalanan Ghozali Rusyid Meraih Gelar Doktor tanpa melalui ujian terbuka
June 18, 2026By
OSCE TLM Umsida 2026 Uji Nyata Skill Mahasiswa di Dunia Laboratorium Medis
May 1, 2026By
Seminar Nasional Kebidanan Umsida Bahas Kesehatan Mental Ibu Nifas dan Terapi Akupresur
April 30, 2026By

Prestasi

Bekerja Sambil Kuliah, Anjar Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 17, 2026By
Kisah Rizka Ardilah, Ibu Muda yang Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 15, 2026By
Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara 2 Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya 2026
July 10, 2026By
Mahasiswa Psikologi Umsida Raih Juara 1 Pencak Silat 8th UNSC 2026
June 30, 2026By
Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Psikologi Umsida Bagikan Kisah Perjuangan Mereka
June 22, 2026By
Perjalanan Ghozali Rusyid Meraih Gelar Doktor tanpa melalui ujian terbuka
June 18, 2026By
Tim MIK Umsida Raih Juara 1 Hardikes National Competition 2026
June 17, 2026By
Mahasiswa MIK Umsida Raih Juara 3 Nasional lewat Poster Rekam Medis Inspiratif
June 15, 2026By

Opini

Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By
Sering Lemas dan Pusing? Bisa Jadi Tanda Anemia Kambuh
May 17, 2026By