Waktu Penyembuhan Patah Tulang Kaki Tidak Sama, Ini Penyebabnya

Fikes.umsida.ac.id – Patah tulang kaki merupakan cedera serius yang dapat mengganggu hampir seluruh aktivitas harian. Mulai dari berjalan, berdiri, hingga melakukan pekerjaan sederhana, semuanya menjadi terbatas.

Banyak orang bertanya, berapa lama sebenarnya waktu yang dibutuhkan agar patah tulang kaki bisa pulih dan kembali berfungsi normal.

Mengutip penjelasan medis di laman Halodoc yang ditulis oleh dr Rizal Fadli menjelaskan  durasi penyembuhan patah tulang kaki tidak bisa disamaratakan karena dipengaruhi oleh banyak faktor.

“Lama penyembuhan patah tulang kaki dapat berbeda pada setiap orang, tergantung lokasi patah, tingkat keparahan cedera, usia, hingga kondisi kesehatan secara umum,” tulis Halodoc.

Secara umum, proses penyembuhan patah tulang melibatkan regenerasi sel tulang yang membutuhkan waktu dan perawatan yang tepat. Karena itu, kesabaran dan kepatuhan terhadap anjuran medis menjadi kunci utama dalam pemulihan.

Baca Juga: Kompak dan Membanggakan, Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara Tingkat Jawa Timur

Faktor yang Mempengaruhi Lama Penyembuhan Patah Tulang Kaki
Sumber: Pexels

Ada beberapa faktor penting yang menentukan cepat atau lambatnya penyembuhan patah tulang kaki.

Lokasi patah tulang menjadi salah satu faktor utama. Patah tulang paha atau femur, misalnya, umumnya membutuhkan waktu penyembuhan lebih lama dibandingkan patah tulang kering atau pergelangan kaki.

Selain itu, bentuk dan keparahan patah tulang juga berpengaruh besar.

“Patah tulang terbuka cenderung membutuhkan waktu penyembuhan lebih lama karena memiliki risiko infeksi,” sebagaimana dijelaskan dalam artikel Halodoc.

Sebaliknya, patah tulang tertutup biasanya dapat pulih lebih cepat jika ditangani dengan baik.

Usia juga memainkan peran penting. Anak-anak dan remaja umumnya memiliki proses regenerasi tulang yang lebih cepat dibandingkan orang dewasa.

Pada anak, patah tulang kaki bisa sembuh dalam waktu sekitar empat bulan, sedangkan pada orang dewasa bisa mencapai enam bulan atau lebih.

Kondisi kesehatan secara keseluruhan, termasuk sistem imun dan status nutrisi, turut memengaruhi proses pemulihan.

Sistem kekebalan tubuh yang baik membantu mencegah infeksi dan mempercepat pembentukan jaringan tulang baru.

Cek Juga: Fisioterapi Lebih Akurat, Solusi Cerdas untuk Mahasiswa dan Praktisi

Kapan Penderita Bisa Kembali Berjalan?
Sumber: Pexels

Banyak pasien bertanya kapan mereka bisa kembali berjalan setelah mengalami patah tulang kaki.

Menurut Halodoc, “pasien umumnya sudah dapat mulai berjalan dengan bantuan alat penyangga sekitar dua minggu setelah operasi, tergantung kondisi klinisnya.”

Pada bulan keempat atau kelima, sebagian pasien sudah bisa berjalan perlahan tanpa alat bantu.

Cek Selengkapnya: Masih Anggap Fisioterapi Cuma Penghilang Nyeri? Ini Faktanya

Meski demikian, pemulihan total hingga benar-benar kembali normal bisa memakan waktu hingga satu tahun.

Karena itu, sangat penting untuk tidak memaksakan diri dan selalu mengikuti arahan dokter agar proses penyembuhan berjalan optimal dan risiko komplikasi dapat dihindari.

Sumber: Halodoc

Penulis: Elfira Armilia

Berita Terkini

Hospital Laboratory Visit Jadi Bekal Mahasiswa TLM Umsida Mengenal Praktik Laboratorium Klinik
July 3, 2026By
Kolaborasi Internasional Psikologi Umsida dan Malaysia, AI Jadi Sorotan dalam Dunia Pendidikan
July 1, 2026By
Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Psikologi Umsida Bagikan Kisah Perjuangan Mereka
June 22, 2026By
Pesan Prof Hana untuk Lulusan Psikologi Umsida: Jangan Batasi Diri untuk Terus Berkembang
June 19, 2026By
Perjalanan Ghozali Rusyid Meraih Gelar Doktor tanpa melalui ujian terbuka
June 18, 2026By
OSCE TLM Umsida 2026 Uji Nyata Skill Mahasiswa di Dunia Laboratorium Medis
May 1, 2026By
Seminar Nasional Kebidanan Umsida Bahas Kesehatan Mental Ibu Nifas dan Terapi Akupresur
April 30, 2026By
OSCE MIK Umsida 2026, Uji Keterampilan Mahasiswa dalam Simulasi Dunia Kerja
April 17, 2026By

Prestasi

Bekerja Sambil Kuliah, Anjar Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 17, 2026By
Kisah Rizka Ardilah, Ibu Muda yang Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 15, 2026By
Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara 2 Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya 2026
July 10, 2026By
Mahasiswa Psikologi Umsida Raih Juara 1 Pencak Silat 8th UNSC 2026
June 30, 2026By
Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Psikologi Umsida Bagikan Kisah Perjuangan Mereka
June 22, 2026By
Perjalanan Ghozali Rusyid Meraih Gelar Doktor tanpa melalui ujian terbuka
June 18, 2026By
Tim MIK Umsida Raih Juara 1 Hardikes National Competition 2026
June 17, 2026By
Mahasiswa MIK Umsida Raih Juara 3 Nasional lewat Poster Rekam Medis Inspiratif
June 15, 2026By

Opini

Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By
Sering Lemas dan Pusing? Bisa Jadi Tanda Anemia Kambuh
May 17, 2026By