Fikp.umsida.ac.id – Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN T) 30 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat melalui program pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga lanjut usia (lansia) di Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sumokembangsri tersebut diikuti oleh sekitar 80 lansia.
Program ini menghadirkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah,
pengecekan kadar gula darah, pemberian obat secara gratis, hingga edukasi mengenai pentingnya menjaga tekanan darah agar tetap stabil.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN T 30 berkolaborasi dengan Rumah Sakit Emma Mojokerto serta Bidan Desa Sumokembangsri.
Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran lansia terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Baca Juga: Posyandu Lansia Gondang Kembali Dilaksanakan KKN P 46 Umsida Setelah Vakum
Berawal dari Kepedulian terhadap Kesehatan Lansia

Ketua Pelaksana KKN T 30 Umsida, Mochamad Diaz Zakaria, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berawal dari perhatian mahasiswa terhadap kondisi kesehatan lansia di lingkungan desa.
Salah satu kejadian yang menjadi perhatian adalah adanya lansia yang mengalami jatuh akibat tekanan darah tinggi. Hal tersebut menjadi pengingat bahwa pemeriksaan kesehatan secara berkala tetap diperlukan meskipun sebagian masyarakat merasa dalam kondisi sehat.
“Kami melihat pentingnya lansia rutin mengecek kesehatan, terutama setelah ada kejadian lansia yang jatuh karena tekanan darah tinggi. Karena itu, kami mengajak RS Emma untuk membantu pemeriksaan sekaligus memberikan edukasi,” ujar Diaz.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat dapat lebih memahami kondisi tubuhnya sendiri.
Pemeriksaan sederhana seperti tekanan darah dan gula darah dinilai penting untuk mendeteksi risiko kesehatan sejak dini sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan lebih cepat.
Selain membantu pelayanan kesehatan, kolaborasi bersama RS Emma Mojokerto juga menjadi upaya untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam mendukung kesehatan masyarakat Desa Sumokembangsri.
Edukasi Kesehatan Dorong Lansia Lebih Peduli Kondisi Tubuh

Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan dari RS Emma Mojokerto melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah kepada para peserta. Hasil pemeriksaan tersebut kemudian menjadi dasar pemberian obat gratis sesuai kebutuhan dan arahan tenaga medis.
Bidan Desa Sumokembangsri, Vivi, turut mendampingi jalannya kegiatan serta membantu memberikan pemahaman kepada para lansia mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat.
Menurutnya, pemeriksaan rutin dapat membantu lansia mengetahui kondisi kesehatan secara lebih jelas sehingga mereka dapat melakukan perubahan kebiasaan apabila diperlukan.
“Dengan tahu hasilnya, lansia bisa lebih memperhatikan pola makan dan kebiasaan sehari-hari supaya kesehatan tetap terjaga,” tutur Vivi.
Selain pemeriksaan medis, mahasiswa KKN T 30 juga memberikan sosialisasi mengenai tekanan darah tinggi.
Materi tersebut membahas pentingnya menjaga pola makan, mengontrol kebiasaan sehari-hari, serta mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan yang perlu mendapat perhatian.
Senam Lansia Tutup Kegiatan dengan Suasana Penuh Kebersamaan
Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan dan edukasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan senam lansia bersama. Aktivitas fisik ringan tersebut menjadi bagian dari upaya mengajak warga tetap aktif bergerak untuk menjaga kebugaran tubuh.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
Lansia, mahasiswa, dan tenaga kesehatan terlihat berinteraksi secara langsung sehingga kegiatan tidak hanya menjadi layanan kesehatan, tetapi juga ruang mempererat hubungan sosial.
Siti (65), salah satu peserta kegiatan, mengaku senang dapat mengikuti seluruh rangkaian program yang diberikan oleh KKN T 30 Umsida.
“Senang bisa ikut kegiatan ini dari awal sampai selesai. Selain bisa cek kesehatan, senam bersama juga membuat badan terasa lebih segar,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, KKN T 30 Umsida berharap kesadaran masyarakat, khususnya lansia, terhadap pentingnya menjaga kesehatan dapat terus meningkat.
Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat menghadirkan manfaat nyata dalam mendukung kualitas hidup warga desa.























