Fikp.umsida.ac.id – Kelompok Kuliah Kerja Nyata Pencerah (KKN P) 49 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) berkolaborasi dengan pengurus Dusun Ngayuman, Desa Pohjejer.
Menghadirkan program pelayanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan bertajuk “Langkah Nyata Menuju Pohjejer Sehat”.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baiturrohim, Jumat (14/8/2026), menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus edukasi mengenai pentingnya menjaga pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat.
Sejak pagi, warga mulai berdatangan untuk mengikuti pemeriksaan.
Kehadiran program ini tidak hanya menjadi bentuk pelayanan kesehatan sementara, tetapi juga menjadi upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi tubuh dan melakukan deteksi kesehatan secara rutin.
Berawal dari Kepedulian terhadap Kesehatan Warga

Program kesehatan ini lahir dari kebutuhan masyarakat yang masih menghadapi kendala ketika ingin melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan.
Sebagian warga, khususnya kelompok usia dewasa hingga lansia, mengaku masih merasa khawatir untuk datang ke puskesmas serta mempertimbangkan biaya yang harus dikeluarkan.
Melihat kondisi tersebut, Ketua RT 02 Ngayuman, Totok, bersama pengurus masjid berinisiatif menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan yang lebih dekat dengan lingkungan warga.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara mandiri dengan dukungan dana dari infak kotak toilet masjid.
Sebagian besar layanan diberikan secara gratis, sementara pemeriksaan kolesterol dikenakan biaya Rp20.000 untuk membantu memenuhi kebutuhan strip pemeriksaan.
“Pemeriksaan ini berawal dari keinginan warga yang ingin mengetahui kondisi kesehatan, tetapi masih terkendala biaya dan rasa takut untuk datang ke fasilitas kesehatan,” ujar Totok.
Melalui pendekatan berbasis komunitas ini, warga dapat memperoleh akses pemeriksaan dengan suasana yang lebih nyaman dan dekat dengan tempat tinggal mereka.
Skrining Kesehatan Bantu Kenali Risiko Penyakit Sejak Dini
Dalam kegiatan tersebut, tim KKN P 49 Umsida memberikan layanan pemeriksaan yang berfokus pada deteksi dini penyakit tidak menular.
Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah serta tes POCT 3-in-1 untuk mengetahui kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol.
Salah satu anggota KKN, Islah Aqidah, menjelaskan bahwa seseorang terkadang merasa sehat meskipun memiliki kadar gula darah atau tekanan darah yang berada di atas batas normal.
Karena itu, pemeriksaan sederhana menjadi langkah penting untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi tubuh lebih awal sehingga risiko komplikasi dapat dicegah.
Mahasiswa dari Program Studi Kebidanan dan Teknologi Laboratorium Medis Umsida turut berperan dalam proses pemeriksaan.
Selain membantu melakukan pengecekan, mahasiswa juga memberikan penjelasan kepada warga mengenai hasil pemeriksaan serta memberikan edukasi terkait pola hidup sehat.
Warga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga asupan makanan, mengatur konsumsi gula, garam, dan lemak, serta menerapkan pola makan bergizi seimbang.
Kehadiran mahasiswa juga memberikan dampak positif terhadap jumlah warga yang mengikuti pemeriksaan. Pemerintah Desa Pohjejer turut mendukung kegiatan tersebut dengan memberikan bantuan berupa strip pemeriksaan kesehatan.
Bangun Kesadaran Hidup Sehat Secara Berkelanjutan

Selain pemeriksaan medis, tim KKN P 49 Umsida juga memberikan edukasi mengenai gizi seimbang dengan penyampaian yang sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Warga diajak memahami bahwa menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika muncul keluhan, tetapi perlu dimulai melalui kebiasaan kecil seperti memilih makanan yang lebih sehat dan menjaga aktivitas fisik.
Salah satu warga, Ida, mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan rutin tersebut.
“Senang karena setiap Jumat bisa melakukan pemeriksaan gratis di Masjid Baiturrohim. Dari hasil pemeriksaan, kami jadi tahu kondisi tubuh dan bisa lebih berhati-hati dalam menjaga makanan,” ungkapnya.
Seluruh data hasil pemeriksaan kemudian direkap dan diberikan kepada pengurus kesehatan Desa Pohjejer.
Data tersebut dapat menjadi informasi penting untuk membantu pemetaan kondisi kesehatan warga serta menentukan tindak lanjut bersama fasilitas kesehatan setempat.
Kepala Dusun Ngayuman, Adam, juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan mahasiswa KKN dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
KKN P 49 Umsida berharap kegiatan tersebut dapat mendorong kebiasaan pemeriksaan rutin serta memperkuat budaya hidup sehat di Dusun Ngayuman.(Salsa)























