Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 2 lewat Poster Kesehatan Mental Remaja

Fikp.umsida.ac.id – Tim dosen Program Studi S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FIKP Umsida) meraih Juara 2 kategori Poster Ilmiah.

Lomba diadakan AIPKEMA Kompetisi Nasional Mahasiswa Kebidanan Aisyiyah Se-Indonesia 2026, yang diadakan secara online (22/07/26).

Tim tersebut terdiri atas Paramitha Amelia Kusumawardani SST MKeb dan Evi Rinata SST MKeb.

Baca Juga: Anggie Erianti Raih Juara 2 Poster Ilmiah Nasional, Angkat Pentingnya Respectful Maternity Care

Melalui poster ilmiahnya, keduanya mengangkat kesehatan mental remaja putri dengan menyoroti pemanfaatan teknologi sebagai sarana pendukung intervensi kesehatan.

Paramitha mengaku bersyukur dan bangga atas penghargaan tersebut. Baginya, prestasi ini bukan sekadar capaian dalam kompetisi, melainkan bentuk apresiasi terhadap proses ilmiah dan komitmen tim dalam menyuarakan isu kesehatan mental remaja.

“Juara 2 menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus menghasilkan penelitian yang relevan, berbasis bukti, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kesehatan Mental Remaja Putri Perlu Mendapat Perhatian
Sumber: Istimewa

Pemilihan tema tersebut berangkat dari kondisi kesehatan mental yang semakin penting, tetapi belum selalu memperoleh perhatian sebanding dengan dampaknya.

Masa remaja merupakan periode perkembangan yang kompleks karena individu menghadapi perubahan biologis, psikologis, sosial, dan tekanan akademik.

Berbagai perubahan tersebut dapat memengaruhi harga diri, pola tidur, hubungan sosial, hingga kualitas hidup remaja putri.

Dari perspektif kebidanan, kesehatan mereka juga menjadi bagian penting dari pelayanan kesehatan perempuan sepanjang siklus kehidupan.

Kondisi mental pada masa remaja dapat berdampak terhadap pendidikan, perilaku kesehatan, kesehatan reproduksi, serta kesiapan memasuki masa dewasa dan kehidupan berkeluarga.

Kedekatan remaja dengan teknologi kemudian membuka peluang menghadirkan dukungan yang lebih mudah dijangkau.

Bentuknya dapat berupa aplikasi, konseling daring, program berbasis web, internet-based cognitive behavioral therapy, digital mindfulness, maupun layanan telehealth.

Intervensi Digital Tingkatkan Harga Diri dan Kualitas Tidur

Poster tersebut disusun melalui kajian terhadap 33 penelitian yang melibatkan 7.842 remaja putri dari 15 negara.

Hasilnya menunjukkan bahwa intervensi kesehatan mental berbasis teknologi berpotensi meningkatkan harga diri dan memperbaiki kualitas tidur.

Namun, Paramitha menegaskan bahwa tidak semua program digital menghasilkan dampak yang sama.

Intervensi yang dirancang untuk masalah tertentu dan disertai pendampingan terapis atau tenaga profesional cenderung memberikan hasil lebih baik dibandingkan program yang dilakukan sepenuhnya secara mandiri.

Sementara itu, bukti mengenai peningkatan kualitas hidup masih menunjukkan hasil yang belum konsisten.

Karena itu, teknologi perlu diposisikan sebagai sarana pendukung, bukan pengganti peran keluarga, sekolah, bidan, psikolog dan lingkungan sosial.

“Program digital harus dirancang secara aman, sesuai kebutuhan, sensitif terhadap budaya, dan tetap melibatkan tenaga profesional,” jelasnya.

Poster Ilmiah Dikembangkan Menjadi Edukasi Masyarakat

Penyusunan poster dimulai dari perumusan pertanyaan penelitian menggunakan kerangka PICO, pencarian literatur secara sistematis, seleksi penelitian oleh dua peneliti, hingga pelaporan berdasarkan PRISMA 2020.

Tim juga menilai kualitas metodologis dan risiko bias setiap penelitian.

Cek Juga: Tim Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 3 lewat Poster Deteksi Persalinan Macet

Tantangan berikutnya adalah menyederhanakan informasi ilmiah menjadi tampilan yang ringkas tanpa menghilangkan ketepatannya.

Tim menggunakan tabel, diagram, ilustrasi, dan kalimat singkat agar hasil penelitian lebih mudah dipahami.

Ke depan, kajian tersebut akan dikembangkan menjadi publikasi ilmiah dan dasar perancangan intervensi digital yang sesuai dengan konteks sosial budaya remaja Indonesia.

Temuannya juga dapat diterjemahkan menjadi infografik, webinar, konten media sosial, serta program pendampingan di sekolah dan komunitas.

Paramitha berharap masyarakat semakin memahami bahwa kesehatan mental remaja merupakan bagian penting dari kesehatan perempuan yang perlu dijaga sejak dini.(Elfirarm)

Berita Terkini

33 Mahasiswa D4 MIK Umsida Lulus UKOMNAS 2026 dengan Capaian 100 Persen Kompeten
September 8, 2026By
D4 TLM Umsida Sukses Lalui UKOMNAS 2026
September 7, 2026By
19 Mahasiswa Profesi Bidan Umsida Ikuti OSCE Untuk Perkuat Kompetensi Klinis
August 31, 2026By
Cegah Anemia dan Diabetes, TLM Umsida Edukasi Siswa SDN Kendalsewu
August 18, 2026By
Workshop Kebidanan Umsida Selaraskan Kurikulum dengan Standar ICM 2024
August 13, 2026By
FIKP Umsida dan SMA Muhammadiyah 4 Porong, Perkuat Kesehatan Fisik dan Mental Siswa
August 10, 2026By
Kerja Sama dengan Nufi Sidoarjo Buka Peluang Baru bagi Mahasiswa Psikologi Umsida
August 7, 2026By
FIKP Umsida Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD Taman Bungkul, Surabaya
July 27, 2026By

Prestasi

Raih Best Presenter 1 KILAT 2026, Laboran TLM Umsida Ciptakan AGARUT
September 15, 2026By
Raih Best Presenter 2 KILAT 2026, D4 MIK Umsida Hadirkan Smart Coding Hub
September 14, 2026By
Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
August 21, 2026By
Poster Deteksi Persalinan Macet Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 3
August 6, 2026By
Widi Arti Raih Gelar Doktor lewat Riset Cedera Olahraga Sepatu Roda
August 4, 2026By
Mahasiswa Kebidanan Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional 2026
August 3, 2026By
Prodi D4 TLM Umsida Resmi Jadi Penerima Bantuan PP-PTS Reguler 2026
July 30, 2026By
Anggie Erianti Raih Juara 2 Poster Ilmiah Nasional, Angkat Pentingnya Respectful Maternity Care
July 29, 2026By

Opini

Kenapa Psikologi Semakin Dibutuhkan di Tengah Tantangan Kesehatan Mental?
August 26, 2026By
Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By