Fisioterapi Umsida Bantu Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan Fisik

Fikes.umsida.ac.id – Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan fisik masih menjadi tantangan, terutama dalam memahami pentingnya pencegahan gangguan tubuh sejak dini.

Melihat kondisi tersebut, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melalui Program Studi Fisioterapi menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya bersifat pengobatan, tetapi juga edukatif dan preventif bagi masyarakat.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, tim fisioterapi Umsida memberikan berbagai layanan mulai dari konsultasi kesehatan, pemeriksaan fisik, hingga terapi yang disesuaikan dengan kondisi seseorang.

Pendekatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Lihat Juga: Fisioterapi UMSIDA Dampingi Pelari FK UMSIDA Run 2026 Lewat Layanan Pemulihan Otot

Layanan Fisioterapi yang Lebih dari Sekadar Pengobatan
Sumber: Dokumentasi Riset

Fisioterapi sering kali dipahami sebagai layanan untuk pemulihan cedera. Namun dalam praktiknya, fisioterapi memiliki peran yang jauh lebih luas, termasuk dalam upaya pencegahan dan peningkatan kebugaran tubuh.

Fisioterapi Umsida melakukan pemeriksaan kondisi fisik secara menyeluruh, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga assessment fungsi tubuh.

Selain itu, diberikan pula terapi menggunakan teknik manual dan modalitas elektrofisis untuk membantu mengurangi keluhan yang dirasakan.

“Pendekatan ini dilakukan agar masyarakat tidak hanya datang saat sakit, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak awal,” sebagaimana dijelaskan dalam hasil kegiatan tersebut.

Dengan layanan yang terintegrasi, fisioterapi Umsida menunjukkan bahwa kesehatan fisik dapat dijaga melalui langkah yang sederhana namun tepat.

Baca Juga: Fisioterapi Umsida Gelar 3 Macam Screening Atlet Inline Skate Sidoarjo

Banyak Keluhan Fisik yang Sering Diabaikan

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa banyak masyarakat, terutama usia dewasa, mengalami keluhan fisik seperti nyeri pinggang bawah, nyeri leher, hingga masalah pada lutut .

Sayangnya, keluhan ini sering dianggap sepele dan tidak segera ditangani. Padahal, jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi gangguan muskuloskeletal yang lebih serius dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Fenomena ini menunjukkan bahwa masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, khususnya terkait kondisi otot dan sendi.

Cek Selengkapnya: Fisioterapi Umsida Jadi Tim Medis di Sidoarjo Run & Camp 2025 untuk Dukung Kesehatan Masyarakat

Edukasi Jadi Kunci Gaya Hidup Sehat

Selain memberikan layanan terapi, tim fisioterapi Umsida juga menekankan pentingnya edukasi kesehatan kepada masyarakat. Edukasi ini mencakup cara menjaga postur tubuh, pentingnya aktivitas fisik yang tepat, hingga langkah pencegahan cedera.

Pendekatan edukatif ini menjadi kunci dalam membentuk kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan.

Masyarakat tidak hanya mendapatkan solusi jangka pendek, tetapi juga bekal pengetahuan untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

Melalui program ini, Umsida tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat.

Dengan adanya layanan fisioterapi dan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan fisik sejak dini dan tidak lagi mengabaikan tanda-tanda awal gangguan tubuh.

Sumber: Abdimas Widi Arti SFis MKes &tim

Penulis: Elfira Armilia

Berita Terkini

FIKP Umsida Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD Taman Bungkul, Surabaya
July 27, 2026By
Hospital Laboratory Visit Jadi Bekal Mahasiswa TLM Umsida Mengenal Praktik Laboratorium Klinik
July 3, 2026By
Kolaborasi Internasional Psikologi Umsida dan Malaysia, AI Jadi Sorotan dalam Dunia Pendidikan
July 1, 2026By
Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Psikologi Umsida Bagikan Kisah Perjuangan Mereka
June 22, 2026By
Pesan Prof Hana untuk Lulusan Psikologi Umsida: Jangan Batasi Diri untuk Terus Berkembang
June 19, 2026By
Perjalanan Ghozali Rusyid Meraih Gelar Doktor tanpa melalui ujian terbuka
June 18, 2026By
OSCE TLM Umsida 2026 Uji Nyata Skill Mahasiswa di Dunia Laboratorium Medis
May 1, 2026By
Seminar Nasional Kebidanan Umsida Bahas Kesehatan Mental Ibu Nifas dan Terapi Akupresur
April 30, 2026By

Prestasi

Prodi D4 TLM Umsida Resmi Jadi Penerima Bantuan PP-PTS Reguler 2026
July 30, 2026By
Anggie Erianti Raih Juara 2 Poster Ilmiah Nasional, Angkat Pentingnya Respectful Maternity Care
July 29, 2026By
Bekerja Sambil Kuliah, Anjar Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 17, 2026By
Kisah Rizka Ardilah, Ibu Muda yang Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 15, 2026By
Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara 2 Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya 2026
July 10, 2026By
Mahasiswa Psikologi Umsida Raih Juara 1 Pencak Silat 8th UNSC 2026
June 30, 2026By
Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Psikologi Umsida Bagikan Kisah Perjuangan Mereka
June 22, 2026By
Perjalanan Ghozali Rusyid Meraih Gelar Doktor tanpa melalui ujian terbuka
June 18, 2026By

Opini

Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By
Sering Lemas dan Pusing? Bisa Jadi Tanda Anemia Kambuh
May 17, 2026By