Manfaat Pijat Bayi yang Perlu Diketahui Orang Tua

Fikes.umsida.ac.id – Masa bayi di bawah usia satu tahun dikenal sebagai golden period, yakni fase krusial dalam pertumbuhan dan perkembangan.

Pada periode ini, kualitas tidur memegang peranan penting karena saat bayi tidur.

Sehingga hormon pertumbuhan diproduksi dalam jumlah yang jauh lebih tinggi dibandingkan saat terjaga.

Baca Juga: FKG Umsida Bawa Layanan Kesehatan Gigi Anak Lebih Dekat dengan Dental Clinic Mobile

Namun, tidak sedikit bayi yang mengalami gangguan tidur, seperti sering terbangun, rewel, atau sulit tidur nyenyak.

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan, tidur yang tidak berkualitas dapat berdampak pada kondisi fisik dan psikologis bayi.

Bayi menjadi mudah cengeng, kurang fokus, dan daya tahan tubuh pun menurun akibat berkurangnya produksi sel darah putih.

Karena itu, diperlukan stimulasi yang aman dan alami untuk membantu bayi mendapatkan tidur yang lebih optimal, salah satunya melalui pijat bayi.

Pijat Bayi sebagai Terapi Alami Pendukung Tidur Nyenyak
Sumber: Pexels

Pijat bayi termasuk terapi nonfarmakologis yang terbukti memberi manfaat besar bagi kualitas tidur.

Sentuhan lembut selama pijat membantu merilekskan otot-otot bayi sehingga tubuh menjadi lebih nyaman dan siap untuk beristirahat.

Meski dilakukan dalam durasi singkat, sekitar 10–15 menit, pijat bayi mampu memberikan efek menenangkan yang signifikan.

Cek Juga: Manfaat Kids Yoga untuk Meningkatkan Keseimbangan pada Anak Down Syndrome: Solusi Terapi yang Efektif

Menurut Kementerian Kesehatan, “sentuhan pada kulit bayi saat pijat dapat merangsang pelepasan hormon serotonin yang berperan penting dalam proses tidur.”

Hormon ini membantu menekan aktivitas otak yang berlebihan sehingga bayi lebih mudah terlelap.

Selain itu, pijat yang dilakukan pada malam hari juga mendukung peningkatan hormon melatonin, hormon alami yang mengatur siklus tidur, terutama saat tidak ada paparan cahaya.

Dampak Pijat Bayi terhadap Perkembangan Otak dan Emosi

Manfaat pijat bayi tidak hanya terbatas pada kualitas tidur, tetapi juga berpengaruh pada perkembangan otak dan emosi.

Saat bayi tidur pulas, otak terus membentuk koneksi antarsel saraf (sinapsis) yang penting untuk kemampuan belajar, konsentrasi dan pengendalian emosi di masa depan.

Lihat Selengkapnya: 8 Tips Praktis untuk Menyusui dengan Benar: Rahasia Kesuksesan ASI Eksklusif

Dalam kajian yang dirujuk Kementerian Kesehatan disebutkan bahwa “pijat bayi mampu menurunkan hormon kortisol dan meningkatkan hormon oksitosin, sehingga bayi merasa lebih tenang, tidak stres dan tidur lebih berkualitas.”

Bahkan, penelitian menunjukkan pijat pada bayi usia 3–6 bulan dapat meningkatkan kualitas tidur hingga sekitar 70 persen.

Dengan teknik yang tepat dan dilakukan secara rutin, pijat bayi menjadi bentuk perawatan sederhana namun berdampak besar.

Tidur yang nyenyak bukan hanya membuat bayi lebih tenang, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang yang sehat dan optimal sesuai tahap usianya.

Sumber: Laman Kemenkes RI

Penulis: Elfira Armilia.

Berita Terkini

19 Mahasiswa Profesi Bidan Umsida Ikuti OSCE Untuk Perkuat Kompetensi Klinis
August 31, 2026By
Cegah Anemia dan Diabetes, TLM Umsida Edukasi Siswa SDN Kendalsewu
August 18, 2026By
Workshop Kebidanan Umsida Selaraskan Kurikulum dengan Standar ICM 2024
August 13, 2026By
FIKP Umsida dan SMA Muhammadiyah 4 Porong, Perkuat Kesehatan Fisik dan Mental Siswa
August 10, 2026By
Kerja Sama dengan Nufi Sidoarjo Buka Peluang Baru bagi Mahasiswa Psikologi Umsida
August 7, 2026By
FIKP Umsida Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD Taman Bungkul, Surabaya
July 27, 2026By
Hospital Laboratory Visit Jadi Bekal Mahasiswa TLM Umsida Mengenal Praktik Laboratorium Klinik
July 3, 2026By
Kolaborasi Internasional Psikologi Umsida dan Malaysia, AI Jadi Sorotan dalam Dunia Pendidikan
July 1, 2026By

Prestasi

Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
August 21, 2026By
Poster Deteksi Persalinan Macet Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 3
August 6, 2026By
Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 2 lewat Poster Kesehatan Mental Remaja
August 5, 2026By
Widi Arti Raih Gelar Doktor lewat Riset Cedera Olahraga Sepatu Roda
August 4, 2026By
Mahasiswa Kebidanan Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional 2026
August 3, 2026By
Prodi D4 TLM Umsida Resmi Jadi Penerima Bantuan PP-PTS Reguler 2026
July 30, 2026By
Anggie Erianti Raih Juara 2 Poster Ilmiah Nasional, Angkat Pentingnya Respectful Maternity Care
July 29, 2026By
Bekerja Sambil Kuliah, Anjar Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 17, 2026By

Opini

Kenapa Psikologi Semakin Dibutuhkan di Tengah Tantangan Kesehatan Mental?
August 26, 2026By
Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By