Mahasiswa Psikologi Umsida Raih Juara 1 Pencak Silat 8th UNSC 2026

Fikp.umsida.ac.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).

Nabilla Maulidia Sari, yang akrab disapa Abel, berhasil meraih Juara 1 kategori Tanding Dewasa Kelas E Putri dalam ajang 8th UMSURA National Pencak Silat Championship (UNSC) 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi buah dari latihan yang konsisten, disiplin, serta kemampuan membagi waktu antara kewajiban sebagai mahasiswa dan atlet.

Bagi Abel, kemenangan ini bukan sekadar memperoleh medali, tetapi juga menjadi bukti bahwa kerja keras yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan memberikan hasil terbaik.

“Perjalanan sampai bisa meraih Juara 1 tentu tidak mudah. Saya menjalani latihan secara rutin dan tetap berusaha maksimal meskipun harus membagi waktu antara kuliah dan latihan. Alhamdulillah, berkat dukungan pelatih, teman, dan keluarga, saya bisa memberikan hasil terbaik di pertandingan,” ungkapnya.

Disiplin Membagi Waktu Jadi Kunci Kesuksesan

Menjadi mahasiswa sekaligus atlet tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Abel mengaku harus mampu mengatur jadwal perkuliahan, menyelesaikan tugas akademik, sekaligus menjalani latihan yang padat menjelang kejuaraan.

Menurutnya, tantangan terbesar bukan hanya soal fisik, tetapi bagaimana menjaga konsistensi agar seluruh tanggung jawab dapat dijalankan dengan baik.

Baca Juga: Mahasiswi Psikologi Raih Juara 1 Pencak Silat Paku bumi Open Championship 2026

“Tantangan terbesar adalah membagi waktu antara kuliah, tugas, dan latihan. Kadang jadwal kuliah dan latihan cukup padat, jadi saya harus bisa mengatur waktu dan menjaga kondisi agar tetap fit,” jelasnya.

Untuk mengatasinya, Abel selalu menentukan skala prioritas. Setelah mengikuti perkuliahan dan menyelesaikan tugas, ia memanfaatkan waktu untuk berlatih secara maksimal. Sementara waktu luang digunakan untuk beristirahat agar kondisi tubuh tetap prima.

Ia juga menyadari bahwa keberhasilan sebagai atlet tidak hanya ditentukan oleh intensitas latihan, tetapi juga kemampuan menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik dan kebutuhan fisik.

Persiapan Matang Bangun Mental Juara

Menjelang pertandingan, Abel mempersiapkan diri secara menyeluruh. Selain menjalani latihan rutin untuk meningkatkan teknik dan kebugaran, ia juga menjaga pola makan, memperhatikan waktu istirahat, serta mempersiapkan mental agar tetap tenang saat memasuki arena pertandingan.

“Sebelum pertandingan saya rutin latihan, menjaga pola makan dan istirahat, serta mempersiapkan mental agar lebih percaya diri dan tetap fokus saat bertanding,” tuturnya.

Menurut Abel, kesiapan mental memiliki peran yang sama pentingnya dengan kemampuan teknik. Kepercayaan diri dan fokus membuatnya mampu tampil optimal hingga akhirnya berhasil menjadi juara.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, baik sebagai atlet maupun mahasiswa Psikologi Umsida. Ia berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang dan membawa nama baik kampus pada berbagai kejuaraan berikutnya.

“Bagi saya, juara ini menjadi sebuah kebanggaan dan hasil dari kerja keras selama latihan. Selain itu, prestasi ini juga menjadi motivasi untuk terus berkembang dan membawa nama baik Umsida di bidang olahraga,” ujarnya.

Abel Ajak Mahasiswa Berani Mengembangkan Potensi

Di balik medali emas yang diraihnya, Abel menyimpan pesan bagi mahasiswa Umsida agar tidak ragu mengembangkan kemampuan di bidang apa pun, baik akademik maupun nonakademik.

Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi selama mau berusaha, disiplin, dan konsisten menjalani proses. Ia percaya bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui kerja keras yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Jangan takut mencoba dan jangan mudah menyerah. Selama kita mau berusaha, disiplin, dan konsisten, pasti ada hasil yang bisa dicapai. Tetap semangat dan jangan ragu untuk mengembangkan potensi yang dimiliki,” pesannya.(Elfirarm)

Berita Terkini

Workshop Kebidanan Umsida Selaraskan Kurikulum dengan Standar ICM 2024
August 13, 2026By
FIKP Umsida dan SMA Muhammadiyah 4 Porong, Perkuat Kesehatan Fisik dan Mental Siswa
August 10, 2026By
Kerja Sama dengan Nufi Sidoarjo Buka Peluang Baru bagi Mahasiswa Psikologi Umsida
August 7, 2026By
FIKP Umsida Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD Taman Bungkul, Surabaya
July 27, 2026By
Hospital Laboratory Visit Jadi Bekal Mahasiswa TLM Umsida Mengenal Praktik Laboratorium Klinik
July 3, 2026By
Kolaborasi Internasional Psikologi Umsida dan Malaysia, AI Jadi Sorotan dalam Dunia Pendidikan
July 1, 2026By
Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Psikologi Umsida Bagikan Kisah Perjuangan Mereka
June 22, 2026By
Pesan Prof Hana untuk Lulusan Psikologi Umsida: Jangan Batasi Diri untuk Terus Berkembang
June 19, 2026By

Prestasi

Poster Deteksi Persalinan Macet Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 3
August 6, 2026By
Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 2 lewat Poster Kesehatan Mental Remaja
August 5, 2026By
Widi Arti Raih Gelar Doktor lewat Riset Cedera Olahraga Sepatu Roda
August 4, 2026By
Mahasiswa Kebidanan Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional 2026
August 3, 2026By
Prodi D4 TLM Umsida Resmi Jadi Penerima Bantuan PP-PTS Reguler 2026
July 30, 2026By
Anggie Erianti Raih Juara 2 Poster Ilmiah Nasional, Angkat Pentingnya Respectful Maternity Care
July 29, 2026By
Bekerja Sambil Kuliah, Anjar Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 17, 2026By
Kisah Rizka Ardilah, Ibu Muda yang Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 15, 2026By

Opini

Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By
Sering Lemas dan Pusing? Bisa Jadi Tanda Anemia Kambuh
May 17, 2026By