Seminar BEM FIKP Umsida Bekali Mahasiswa Jadi Garda Digital yang Cerdas dan Beretika

Fikp.umsida.ac.id –  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar Seminar Nasional.

Seminar Nasional (Seminar Seminod) bertajuk “Mahasiswa Garda Digital, Advokasi Isu Publik dengan Etika dan Data”  (04/07/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom ini menghadirkan Kaprodi S2 Ilmu Komunikasi Umsida, Nur Maghfirah Aestetika SSos MMedKom, sebagai narasumber utama.

Seminar tersebut bertujuan membekali mahasiswa agar mampu menyikapi berbagai isu publik di ruang digital secara kritis, beretika dan berbasis data.

Lihat Juga: BEM dan HIMA FIKES Umsida Resmi Dilantik Siap Wujudkan Generasi Kesehatan Tanggap dan Inovatif

Bekali Mahasiswa Hadapi Tantangan Ruang Digital

Ketua BEM FIKP Umsida, Mukhammad Arif Hidayatullah, yang akrab disapa Arif,

menjelaskan bahwa tema seminar dipilih karena berangkat dari kondisi ruang digital yang saat ini dipenuhi arus informasi yang sangat cepat.

Menurutnya, perkembangan teknologi memang membuka peluang masyarakat untuk memperoleh informasi dan menyampaikan pendapat dengan mudah.

Namun di sisi lain, masih banyak ditemukan hoaks, informasi yang tidak akurat, hingga perdebatan di media sosial yang tidak didukung data valid, termasuk terkait isu kesehatan.

“Sebagai mahasiswa FIKP, kami nantinya tidak hanya berperan sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga sebagai edukator masyarakat. Karena itu, kami ingin teman-teman memiliki kemampuan literasi digital yang baik agar mampu memilah informasi yang benar, menggunakan data yang valid, serta menyampaikan advokasi publik secara etis,” ujar Arif.

Ia menambahkan, kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu memberikan edukasi kesehatan yang dapat dipercaya sekaligus menjadi contoh penggunaan media sosial yang bertanggung jawab.

Diskusi Interaktif Bahas AI, Hoaks, dan Etika Bermedia

Meski berlangsung secara daring, seminar dikemas secara interaktif melalui sesi pemaparan materi dan diskusi bersama narasumber.

Salah satu daya tarik kegiatan ini adalah sesi tanya jawab yang menggunakan sistem kurasi sehingga pertanyaan yang dipilih benar-benar mewakili persoalan penting yang dihadapi mahasiswa.

Arif mengungkapkan bahwa antusiasme peserta jauh melampaui ekspektasi panitia.

Sekitar 100 peserta mengikuti seminar dan aktif berdiskusi melalui kolom chat maupun fitur tanya jawab.

Berbagai isu menarik dibahas, mulai dari cara menghadapi hoaks kesehatan yang beredar di media sosial dan grup keluarga hingga bagaimana mahasiswa dapat menyampaikan kritik terhadap kebijakan publik secara santun tanpa mengabaikan etika komunikasi digital.

Menurut Arif seminar ini menjadi nilai tambah karena mampu menjelaskan bagaimana data ilmiah dapat dikemas menjadi pesan yang mudah dipahami masyarakat tanpa menghilangkan nilai etika dalam komunikasi digital.

Dorong Mahasiswa Jadi Garda Digital yang Bertanggung Jawab

Melalui seminar ini, BEM FIKP Umsida berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga memiliki pola pikir baru dalam memanfaatkan ruang digital secara positif.

Arif berharap mahasiswa mampu membangun kebiasaan berpikir kritis berdasarkan data ilmiah sekaligus berani meluruskan informasi yang keliru dengan cara yang bijaksana.

“Harapan kami, seminar ini tidak berhenti sebagai program kerja semata. Kami ingin mahasiswa Umsida menjadi garda digital yang mampu menyuarakan kebenaran, meluruskan hoaks secara santun, serta berkontribusi menciptakan ruang digital yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya diakhir wawancara.(Elfirarm)

Berita Terkini

Workshop Kebidanan Umsida Selaraskan Kurikulum dengan Standar ICM 2024
August 13, 2026By
FIKP Umsida dan SMA Muhammadiyah 4 Porong, Perkuat Kesehatan Fisik dan Mental Siswa
August 10, 2026By
Kerja Sama dengan Nufi Sidoarjo Buka Peluang Baru bagi Mahasiswa Psikologi Umsida
August 7, 2026By
FIKP Umsida Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD Taman Bungkul, Surabaya
July 27, 2026By
Hospital Laboratory Visit Jadi Bekal Mahasiswa TLM Umsida Mengenal Praktik Laboratorium Klinik
July 3, 2026By
Kolaborasi Internasional Psikologi Umsida dan Malaysia, AI Jadi Sorotan dalam Dunia Pendidikan
July 1, 2026By
Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Psikologi Umsida Bagikan Kisah Perjuangan Mereka
June 22, 2026By
Pesan Prof Hana untuk Lulusan Psikologi Umsida: Jangan Batasi Diri untuk Terus Berkembang
June 19, 2026By

Prestasi

Poster Deteksi Persalinan Macet Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 3
August 6, 2026By
Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 2 lewat Poster Kesehatan Mental Remaja
August 5, 2026By
Widi Arti Raih Gelar Doktor lewat Riset Cedera Olahraga Sepatu Roda
August 4, 2026By
Mahasiswa Kebidanan Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional 2026
August 3, 2026By
Prodi D4 TLM Umsida Resmi Jadi Penerima Bantuan PP-PTS Reguler 2026
July 30, 2026By
Anggie Erianti Raih Juara 2 Poster Ilmiah Nasional, Angkat Pentingnya Respectful Maternity Care
July 29, 2026By
Bekerja Sambil Kuliah, Anjar Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 17, 2026By
Kisah Rizka Ardilah, Ibu Muda yang Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 15, 2026By

Opini

Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By
Sering Lemas dan Pusing? Bisa Jadi Tanda Anemia Kambuh
May 17, 2026By