Dosen Kebidanan Umsida Dalami Strategi Penilaian Mahasiswa dalam FDP Hari Keempat

Fikp.umsida.ac.id – Rangkaian Faculty Development Program (FDP) Dosen Kebidanan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida)  berlanjut Kamis (1/10/2026) di Hotel Luminor Sidoarjo.

Memasuki hari keempat, peserta mendapatkan pembekalan yang semakin aplikatif untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di bidang kebidanan.

Sesi pertama menghadirkan Zumroh Hasanah, S.Keb., Bd., M.Kes. dari Universitas Negeri Malang sebagai narasumber.

Materi yang disampaikan menjadi bagian dari rangkaian penguatan kapasitas dosen agar mampu mengembangkan proses pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa.

Kegiatan berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya mengikuti pemaparan materi, tetapi juga diberikan ruang untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman selama mengikuti pelatihan.

Baca Juga: FDP Kebidanan Umsida Dimulai, Dosen Siapkan Kompetensi Hadapi Tantangan Pendidikan

Mengenal Penilaian Pembelajaran Berbasis SCL
Sumber: Kebidanan Umsida

Sesi berikutnya dilanjutkan bersama Bdn. Rr. Catur Leny Wulandari, S.SiT., M.Keb. dari Universitas Sultan Agung Semarang.

Dalam sesi ini, peserta mendapatkan materi mengenai metode dan instrumen penilaian pembelajaran kelas berbasis Student-Centered Learning (SCL).

Materi mengajak peserta melihat kembali bahwa penilaian bukan sekadar memberikan angka kepada mahasiswa.

Penilaian merupakan bagian integral dari proses pembelajaran yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, dan menyiapkan data maupun bukti untuk melihat capaian belajar mahasiswa.

Pembahasan juga menyoroti prinsip penilaian yang perlu diperhatikan dosen, antara lain valid, reliabel, transparan, akuntabel, berkeadilan, objektif, dan edukatif.

Dengan prinsip tersebut, proses penilaian diharapkan tidak hanya mengukur hasil belajar, tetapi juga membantu mahasiswa berkembang selama proses pembelajaran.

Cek Selengkapnya: FDP Kebidanan Umsida Hari Kedua Bahas Kepemimpinan dan Desain Modul Pembelajaran

Dosen Diajak Tidak Terpaku pada Ujian Tulis
Sumber: Kebidanan Umsida

Peserta juga diajak merefleksikan praktik penilaian yang selama ini diterapkan. Salah satu pertanyaan yang diberikan adalah apakah ujian tulis menjadi satu-satunya cara yang tepat untuk melihat kemampuan dan kompetensi mahasiswa.

Dalam pendekatan SCL, penilaian dapat dilakukan melalui berbagai teknik, seperti self assessment, peer assessment, portofolio, observasi keterampilan, dan refleksi diri tertulis.

Pendekatan ini menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran.

Untuk konteks pembelajaran kebidanan, peserta juga diperkenalkan dengan contoh instrumen seperti rubrik presentasi kasus dan checklist keterampilan klinis.

Hal ini memperlihatkan bahwa kemampuan mahasiswa dapat dinilai melalui proses yang lebih beragam dan kontekstual, tidak hanya melalui tes tertulis.

Cek Juga: FDP Dosen Kebidanan Hari Ketiga, Perkuat Pembelajaran Berbasis Teknologi dan SCL

Diskusi Kelompok Jadi Ruang Bertukar Pengalaman
Sumber: Kebidanan Umsida

Sesi bersama Catur Leny kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelompok. Peserta diberikan kesempatan untuk membahas materi, bertukar perspektif, sekaligus menghubungkannya dengan pengalaman pembelajaran yang mereka jalankan.

Diskusi menjadi bagian penting karena dalam SCL, dosen tidak hanya berperan sebagai penilai, tetapi juga sebagai fasilitator dan pemberi umpan balik. Dosen didorong menyediakan instrumen serta rubrik yang adil dan transparan sekaligus mendorong partisipasi aktif mahasiswa.

Melalui rangkaian kegiatan, FDP Kebidanan  tidak berhenti pada pemahaman teori.

Peserta diarahkan untuk mulai melihat bagaimana metode dan instrumen penilaian dapat diterapkan secara lebih tepat dalam proses pembelajaran, sehingga evaluasi benar-benar menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas belajar mahasiswa.(Elfirarm)

Berita Terkini

33 Mahasiswa D4 MIK Umsida Lulus UKOMNAS 2026 dengan Capaian 100 Persen Kompeten
September 8, 2026By
D4 TLM Umsida Sukses Lalui UKOMNAS 2026
September 7, 2026By
19 Mahasiswa Profesi Bidan Umsida Ikuti OSCE Untuk Perkuat Kompetensi Klinis
August 31, 2026By
Cegah Anemia dan Diabetes, TLM Umsida Edukasi Siswa SDN Kendalsewu
August 18, 2026By
Workshop Kebidanan Umsida Selaraskan Kurikulum dengan Standar ICM 2024
August 13, 2026By
FIKP Umsida dan SMA Muhammadiyah 4 Porong, Perkuat Kesehatan Fisik dan Mental Siswa
August 10, 2026By
Kerja Sama dengan Nufi Sidoarjo Buka Peluang Baru bagi Mahasiswa Psikologi Umsida
August 7, 2026By
FIKP Umsida Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD Taman Bungkul, Surabaya
July 27, 2026By

Prestasi

Tim Fisioterapi Umsida Raih Juara 1 Mediheal Competition 2026
September 28, 2026By
Raih Best Presenter 1 KILAT 2026, Laboran TLM Umsida Ciptakan AGARUT
September 15, 2026By
Raih Best Presenter 2 KILAT 2026, D4 MIK Umsida Hadirkan Smart Coding Hub
September 14, 2026By
Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
August 21, 2026By
Poster Deteksi Persalinan Macet Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 3
August 6, 2026By
Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 2 lewat Poster Kesehatan Mental Remaja
August 5, 2026By
Widi Arti Raih Gelar Doktor lewat Riset Cedera Olahraga Sepatu Roda
August 4, 2026By
Mahasiswa Kebidanan Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional 2026
August 3, 2026By

Opini

Kenapa Psikologi Semakin Dibutuhkan di Tengah Tantangan Kesehatan Mental?
August 26, 2026By
Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By