Fikp.umsida.ac.id – Rangkaian Faculty Development Program (FDP) Dosen Kebidanan memasuki hari terakhir diadakan di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) Sabtu, (3/10/2026).
Diikuti oleh 22 dosen kebidanan dari sejumlah perguruan tinggi. Dari Umsida, delapan dosen kebidanan dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, dua dosen dari Universitas Muhammadiyah Lamongan, serta tiga dosen dari Universitas Muhammadiyah Gresik. Dan juga menghadirkan 15 preseptor.
Kegiatan menghadirkan Zumroh Hasanah, S.Keb., Bd., M.Kes., dari Universitas Negeri Malang sebagai narasumber.
Pada sesi tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai Jenis dan Metode Penilaian Pembelajaran Klinis.
Baca Juga: FDP Kebidanan Umsida Dimulai, Dosen Siapkan Kompetensi Hadapi Tantangan Pendidikan
Pembahasan menekankan bahwa penilaian bukan sekadar menentukan hasil belajar mahasiswa, tetapi menjadi bagian dari proses pembelajaran klinis.
Melalui assessment, dosen dan pendidik klinik dapat melihat penguasaan keterampilan, penerapan pengetahuan, serta sikap profesional mahasiswa dalam situasi pelayanan kesehatan.
Materi juga membahas karakteristik pembelajaran klinis yang berlangsung dalam lingkungan nyata, dinamis, dan penuh interaksi.
Karena itu, proses penilaian membutuhkan kombinasi strategi serta penggunaan berbagai metode agar kompetensi mahasiswa dapat dilihat secara lebih utuh.
Kenali Jenis Penilaian untuk Pembelajaran yang Lebih Terarah

Zumroh menjelaskan tiga jenis penilaian dalam pembelajaran klinis, yakni diagnostic assessment, formative assessment, dan summative assessment.
Diagnostic assessment dilakukan sebelum praktik untuk mengetahui kesiapan dan kebutuhan belajar mahasiswa.
Formative assessment berlangsung selama proses praktik untuk memberikan umpan balik dan membantu mahasiswa memperbaiki capaian pembelajaran. Pembahasan kemudian berlanjut pada pengembangan instrumen penilaian pembelajaran klinis.
Peserta mempelajari tahapan identifikasi kompetensi, pemilihan metode penilaian, penyusunan format instrumen, uji coba, revisi dan validasi, hingga penerapan serta dokumentasi hasil penilaian.
Instrumen yang terstruktur diharapkan dapat meningkatkan objektivitas, memudahkan pemberian umpan balik, memantau perkembangan mahasiswa, dan membantu pembimbing klinik dalam dokumentasi penilaian.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok.
Peserta diajak membahas penerapan metode dan instrumen penilaian dalam pembelajaran klinis sesuai konteks masing-masing institusi.
Diskusi menjadi ruang untuk bertukar pengalaman sekaligus melihat bagaimana materi FDP dapat diterapkan dalam praktik pembelajaran dan pendampingan mahasiswa.
Cek Selengkapnya: Dosen Kebidanan Umsida Dalami Strategi Penilaian Mahasiswa dalam FDP Hari Keempat
Peserta dan Preseptor Rasakan Manfaat FDP

Rangkaian FDP selama enam hari memberikan pengalaman bagi dosen maupun preseptor dari berbagai institusi.
“setelah mengikuti pelatihan FDP ini sangat senang sekali, karena kami telah mendapatkan ilmu yang banyak dalam membimbing para mahasiswa, terutama di lahan praktik.”ujar Nuril Masrukah, S.KM., SST., Bd., dari RSUD R.T Notopuro Sidoarjo.
Nela Akmaliyah dari Klinik Bidan Agustin Wulan Sari juga menilai pelatihan tersebut membantu meningkatkan kualitas pembimbingan dan penilaian mahasiswa.
Sementara Nuril Aini, SST., Bd., dari Puskesmas Wonoayu, juga mengungkapkan dengan pelatihan ini, saya mendapatkan wawasan, ilmu baru, dan banyak sekali pengalaman-pengalaman yang selama ini belum pernah saya dapat.
Cek Juga: FDP Kebidanan Umsida Hari Kelima, Perkuat Strategi Pembelajaran Klinik Bersama Preseptor
Dari FDP untuk Pembelajaran Kebidanan yang Lebih Berkualitas

Manfaat FDP juga dirasakan peserta yang mengikuti Fulatul Anifah, S.ST., M.Keb., dari Universitas Muhammadiyah Surabaya
“FDP membantu dosen meningkatkan kompetensi dalam menyiapkan pembelajaran dan mahasiswa agar menjadi lulusan yang kompeten. Ia juga menilai para mentor kompeten dan menginspirasi untuk terus berkembang dan belajar,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari fasilitator. Bdn. Rr. Catur Leny Wulandari, S.SiT., M.Keb., mengapresiasi antusiasme dosen, preseptor, dan mentor dari rumah sakit, puskesmas, TPMB, serta klinik selama FDP.
“harapan kami selama FDP di 6 hari ini semua mendapatkan ilmu yang komprehensif dalam membelajari dalam pembelajaran baik tahap sarjana maupun tahap profesi,”Leny.(Elfirarm).























